Pertamina EP Tanjung Gelar Aksi Bersih Lingkungan Dukung Program GEMA JALIN

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Taman 10K, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Masyarakat Tabalong Jaga Lingkungan (GEMA JALIN SMaRT) yang diinisiasi pemerintah daerah.

Kegiatan ini melibatkan para pekerja PEP Tanjung Field, mitra binaan CSR, pemerintah kecamatan dan kelurahan, pedagang, siswa sekolah, serta perwakilan Rumah Sakit Pertamina Tanjung. 

Read also:  PHE Buka Roadshow Hulu Migas ke 20 Kampus, Mulai dari IPB

Aksi bersih lingkungan ini difokuskan pada pengumpulan dan pemilahan sampah organik dan anorganik.

Baca juga: Solusi Berbasis Alam dan Proyek Karbon, Strategi Kunci Indonesia Hadapi Krisis Iklim

Field Manager PEP Tanjung Field, Charlie Parmonangan Nainggolan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). 

Read also:  Pemerintah Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas hingga 2028

“Kami berupaya mendorong inovasi sosial dan lingkungan yang berdampak signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Kamis (5/6/2025).

Sampah anorganik hasil kegiatan disalurkan ke Bank Sampah Sumber Berkah di Kelurahan Belimbing sebagai bentuk kontribusi terhadap pengelolaan sampah lokal. 

Selain itu, PEP Tanjung Field juga meluncurkan fasilitas penampungan sampah anorganik di area Taman 10K, guna mendorong kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.

Read also:  Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Baca juga: DOBBER, Inovasi Pertamina EP untuk Optimalkan Produksi

Lurah Belimbing Raya, Dimas Satrio Aji, menyampaikan apresiasinya kepada PEP Tanjung Field atas inisiatif ini. 

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan, sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga lingkungan,” kata Dimas. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Xurya Soroti Kesiapan Teknologi dan SDM untuk Kejar Target PLTS 100 GWp

Ecobiz.asia — Target pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun ke depan tidak hanya membutuhkan percepatan konstruksi,...

Agrinas Palma, Fauji Foundation Jajaki Investasi Sawit Terintegrasi 200.000 Hektare

Ecobiz.asia -- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjajaki kerja sama dengan Fauji Foundation dari Pakistan untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit terintegrasi seluas 200.000 hektare...

PDC Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 lewat Website Karir dan Buletin Binar

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) meraih dua penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Website Karir PDC dan buletin internal Binar, masing-masing...

Pertamina, Transjakarta Targetkan Uji Coba Bus Hidrogen pada 2028

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjajaki pengembangan ekosistem hidrogen untuk mendukung penggunaan energi rendah karbon di sektor transportasi publik,...

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Pemanfaatan Limbah FOG untuk Biofuel dan SAF

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) menjajaki pemanfaatan limbah fat, oil, and grease (FOG) sebagai bahan baku alternatif biofuel, termasuk sustainable aviation fuel (SAF), melalui...

TOP STORIES

Indonesia Issues New Carbon Trading Regulation for Agriculture Sector, Requires Farmer Benefit-Sharing

Ecobiz.asia – Indonesia has issued new rules governing carbon trading through greenhouse gas (GHG) emissions offset projects in the agricultural sector, covering rice cultivation,...

Mentan Terbitkan Permentan 18/2026, Atur Perdagangan Karbon Sektor Pertanian

Ecobiz.asia – Kementerian Pertanian mengatur tata cara perdagangan karbon melalui mekanisme offset emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor pertanian, mencakup subsektor persawahan, peternakan,...

Bali Butuh Rp623,28 Triliun untuk Capai Emisi Nol Bersih 2045, Kesiapan Proyek Jadi Tantangan

Ecobiz.asia – Provinsi Bali membutuhkan investasi hijau sebesar Rp623,28 triliun hingga 2045 untuk mencapai target emisi nol bersih. Namun, keterbatasan fiskal daerah dan kesiapan...

Negosiasi INC on Plastic Pollution Alot, Indonesia Tak Tinggal Diam Tangani Sampah Plastik

Ecobiz.asia – Negosiasi perjanjian internasional untuk mengatasi polusi plastik, Intergovernmental Negotiating Committee (INC) on Plastic Pollution* masih menemui jalan buntu meski telah berlangsung sejak...

BPGMN Perkuat Pengelolaan Gambut dan Pemantauan Permukaan Air untuk Tekan Karhutla, 40 Cm Jadi Warning

Ecobiz.asia — Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) akan memperkuat pengelolaan gambut melalui pemetaan risiko kebakaran, pemodelan kondisi kekeringan, dan pemantauan tinggi muka...