Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar resepsi Hari Bakti Rimbawan 2026 yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idulfitri, perayaan Paskah, serta peluncuran Road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) di Gedung Manggala Wanabakti, Senin (6/4/2026).
Acara dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan jajaran pejabat Kemenhut.
Dalam sambutannya, Raja Juli Antoni menekankan pentingnya efisiensi dalam penyelenggaraan kegiatan kelembagaan dengan mengintegrasikan berbagai agenda dalam satu rangkaian acara.
“Ini bagian dari efisiensi yang perlu terus didorong, satu kegiatan dengan berbagai subkegiatan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Kehutanan juga menyerahkan penghargaan kepada tim percepatan pembersihan kayu terbawa banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 853 Tahun 2025.
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari sekaligus Ketua Panitia Hari Bakti Rimbawan 2026, Laksmi Wijayanti, menyatakan peringatan ini menjadi momentum memperkuat integritas dan profesionalisme rimbawan dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat untuk terus meningkatkan dedikasi menjaga hutan sebagai penopang kehidupan,” ujarnya.
Mengusung tema “Kerja Ikhlas, Tata Kelola Berkualitas, Rimbawan Membangun Kehidupan Berkelanjutan”, rangkaian kegiatan Hari Bakti Rimbawan 2026 mencakup bakti sosial, donor darah, penanaman pohon, lomba inovasi, webinar antikorupsi, hingga kegiatan olahraga dan upacara bendera. ***



