Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa energi terintegrasi yang berada di bawah subholding hulu PT Pertamina (Persero) tersebut merealisasikan Capex sebesar Rp566 miliar dari target Rp594 miliar atau setara 95%.

Investasi tersebut diarahkan untuk modernisasi teknologi, peningkatan keandalan aset, serta efisiensi operasional guna menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional.

Kinerja investasi ini sejalan dengan performa fundamental perusahaan yang tetap solid sepanjang tahun buku 2025. Perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun atau tumbuh 8% secara tahunan. EBITDA tercatat Rp1,5 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp718 miliar dengan arus kas operasi sebesar Rp1,7 triliun.

Read also:  PalmCo Siap Bangun 16 Pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG), Olah Limbah 17 PKS Sawit

Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah, mengatakan investasi Capex dilakukan secara selektif untuk memperkuat kapasitas layanan sekaligus meningkatkan daya saing di industri jasa energi.

“Penguatan aset dan teknologi menjadi salah satu prioritas strategis Elnusa untuk menjaga keandalan layanan sekaligus membuka peluang kontrak baru. Dengan fondasi aset yang semakin kuat dan pengelolaan keuangan yang sehat, kami optimistis Elnusa berada pada posisi yang semakin baik untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan industri energi,” ujar Nelwin.

Sepanjang 2025, Capex dialokasikan untuk memperkuat kapabilitas di berbagai lini bisnis. Pada segmen jasa hulu migas terintegrasi, investasi difokuskan pada pengadaan coiled tubing units, cementing units, serta seismic nodes guna meningkatkan kapasitas layanan well intervention dan survei seismik.

Sementara itu pada segmen penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi, Elnusa melakukan penambahan armada mobil tangki BBM guna memperkuat jaringan distribusi energi nasional.

Read also:  PLN Nusantara Power Tuntaskan Proyek ECRL Malaysia Lebih Cepat Dari Target

Di segmen jasa penunjang migas, perusahaan memperkuat armada maritim termasuk hopper barge dan docking barges, serta mengembangkan fasilitas workshop dan gudang di Batam guna meningkatkan kesiapan operasional.

Perseroan juga melakukan penguatan infrastruktur pendukung melalui pengembangan warehouse Duri, peningkatan fasilitas firefighting di WHS BSD, serta penguatan sistem komunikasi operasional.

Dari sisi portofolio bisnis, kontribusi terbesar berasal dari segmen penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi sebesar 60%. Segmen jasa hulu migas terintegrasi menyumbang 28%, sedangkan jasa penunjang migas berkontribusi sekitar 12%.

Secara neraca, Elnusa mencatat total aset sebesar Rp10,9 triliun dengan ekuitas Rp5,3 triliun serta menjaga net profit margin pada level sekitar 5%.

Read also:  Elnusa Bukukan Pendapatan Rp14,5 Triliun pada 2025, Terus Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan juga tercermin dari kinerja saham ELSA yang sempat mencatatkan level tertinggi sejak penawaran saham perdana (IPO). Selain itu, lembaga pemeringkat PEFINDO juga meningkatkan peringkat kredit perusahaan menjadi idAA+, mencerminkan profil risiko kredit yang semakin kuat serta prospek bisnis yang positif.

Ke depan, Elnusa akan terus menjalankan strategi investasi yang disiplin dan selektif dengan fokus pada penguatan teknologi, optimalisasi aset, serta peningkatan efisiensi operasional. Dengan fondasi keuangan yang solid serta portofolio bisnis yang semakin terdiversifikasi, perusahaan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham serta mendukung ketahanan energi nasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHE Perkuat Pengembangan Energi Rendah Karbon di Tengah Target Produksi Migas 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding hulu PT Pertamina (Persero), menargetkan penguatan bisnis energi rendah karbon seiring dengan upaya menjaga dan meningkatkan...

Dua Kapal Berhasil Keluar dari Area Konflik Timur Tengah, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Normal

Ecobiz.asia — PT Pertamina International Shipping (PIS) melaporkan, dua kapalnya berhasil keluar dari kawasan konflik di Timur Tengah, sementara dua kapal lainnya masih berada...

Rekor! PLN EPI Kirim 6.700 Ton Biomassa Sekali Angkut ke PLTU Balikpapan

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mencatat pengiriman biomassa terbesar sepanjang program cofiring setelah mengangkut sekitar 6.700 ton cangkang sawit ke...

PTBA Gelar Panen Raya Padi Hasil Implementasi Kalium Humat di Muara Enim

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar panen raya hasil implementasi kalium humat di Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim,...

Malaysia Apresiasi PLN, Proyek Elektrifikasi Kereta Listrik di Kelantan dan Pahang Tuntas Lebih Awal

Ecobiz.asia — Tenaga Nasional Berhad (TNB) dan Tenaga Switchgear (TSG) menyatakan puas atas kinerja PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam proyek elektrifikasi East Coast...

TOP STORIES

PHE Perkuat Pengembangan Energi Rendah Karbon di Tengah Target Produksi Migas 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding hulu PT Pertamina (Persero), menargetkan penguatan bisnis energi rendah karbon seiring dengan upaya menjaga dan meningkatkan...

Dua Kapal Berhasil Keluar dari Area Konflik Timur Tengah, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Normal

Ecobiz.asia — PT Pertamina International Shipping (PIS) melaporkan, dua kapalnya berhasil keluar dari kawasan konflik di Timur Tengah, sementara dua kapal lainnya masih berada...

ERA Raises S$50 Million for Solar, Green Hydrogen Projects in Indonesia

Ecobiz.asia — Singapore-based renewable energy developer Equator Renewables Asia (ERA) has raised S$50 million to fund large-scale solar, green hydrogen and sustainable industrial zone...

PHE Sebut Kolaborasi dengan Industri Asuransi Penting bagi Keberlanjutan Hulu Migas

Ecobiz.asia -- Peningkatan aktivitas dan produksi hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional dalam beberapa tahun ke depan dinilai membuka peluang besar bagi industri...

GeoDipa Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Masyarakat Dieng dan Patuha

Ecobiz.asia -- PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menggelar program Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan 10.115 paket sembako bagi masyarakat di wilayah...