Elnusa-Pertamina Kembangkan Riset dan Teknologi Software Pengolahan Data Seismik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Elnusa Tbk (Elnusa, IDX: ELSA) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina (Persero) terkait pengembangan riset dan teknologi software pengolahan data seismik bernama CLIRTON.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan software pengolahan data seismik yang dirancang untuk mendukung proyek akuisisi data seismik di lapangan. 

Dalam pengaplikasiannya, Elnusa berkomitmen untuk mengimplementasikan teknologi ini secara nyata, khususnya pada proyek pengolahan data seismik 2D, dengan harapan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pengolahan data 3D.

Baca juga: Pencapaian Strategis HSSE Elnusa 2024, Dekarbonisasi Meningkat 15 Kali Lipat

Read also:  ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Dalam pengembangan teknologi ini, Tim Seismic Data Processing (SDP) Elnusa dan tim TD-1 Pertamina akan bekerja sama untuk melakukan riset mendalam. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan modul-modul baru yang relevan dengan kebutuhan pasar. Kegiatan riset dan pengembangan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Elnusa, tetapi juga mendukung transformasi teknologi di lingkungan Pertamina Group.

“Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas teknologi pengolahan data seismik,” ujar Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo dikutip, Jumat (17/1/2025).

Read also:  Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

“Penandatanganan MoU ini juga mencerminkan upaya bersama untuk mendorong kegiatan riset dan pengembangan yang kolaboratif. Tim Seismic Development & Processing (SDP) Elnusa akan bekerja sama dengan Tim Technology Development (TD-1) Pertamina dan Universitas Pertamina dalam mengembangkan modul-modul sesuai kebutuhan pasar,” tambah Arief.

Kerja sama ini mencerminkan upaya Elnusa untuk terus memperkuat inovasi dan teknologi dalam mendukung operasional yang lebih efektif dan efisien. 

Baca juga: Elnusa Beberkan Kesuksesan Survei Seismik Sepanjang 2024, Bukti Kapabilitas Dukung Eksplorasi Migas 

Read also:  Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Selain itu, kolaborasi ini juga merupakan bagian dari dukungan Elnusa terhadap penguatan ketahanan energi nasional melalui pengembangan teknologi yang berorientasi pada keberlanjutan.

Penandatanganan MoU ini menegaskan komitmen Elnusa untuk terus berinovasi dalam mendukung kemajuan teknologi dan kemandirian di sektor energi nasional. Dengan semangat kolaborasi dan tata nilai AKHLAK, Elnusa optimis bahwa kerja sama ini akan menjadi langkah strategis yang membawa manfaat jangka panjang bagi industri jasa energi nasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Xurya Soroti Kesiapan Teknologi dan SDM untuk Kejar Target PLTS 100 GWp

Ecobiz.asia — Target pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun ke depan tidak hanya membutuhkan percepatan konstruksi,...

Agrinas Palma, Fauji Foundation Jajaki Investasi Sawit Terintegrasi 200.000 Hektare

Ecobiz.asia -- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjajaki kerja sama dengan Fauji Foundation dari Pakistan untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit terintegrasi seluas 200.000 hektare...

PDC Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 lewat Website Karir dan Buletin Binar

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) meraih dua penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Website Karir PDC dan buletin internal Binar, masing-masing...

Pertamina, Transjakarta Targetkan Uji Coba Bus Hidrogen pada 2028

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjajaki pengembangan ekosistem hidrogen untuk mendukung penggunaan energi rendah karbon di sektor transportasi publik,...

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Pemanfaatan Limbah FOG untuk Biofuel dan SAF

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) menjajaki pemanfaatan limbah fat, oil, and grease (FOG) sebagai bahan baku alternatif biofuel, termasuk sustainable aviation fuel (SAF), melalui...

TOP STORIES

Indonesia Issues New Carbon Trading Regulation for Agriculture Sector, Requires Farmer Benefit-Sharing

Ecobiz.asia – Indonesia has issued new rules governing carbon trading through greenhouse gas (GHG) emissions offset projects in the agricultural sector, covering rice cultivation,...

Mentan Terbitkan Permentan 18/2026, Atur Perdagangan Karbon Sektor Pertanian

Ecobiz.asia – Kementerian Pertanian mengatur tata cara perdagangan karbon melalui mekanisme offset emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor pertanian, mencakup subsektor persawahan, peternakan,...

Bali Butuh Rp623,28 Triliun untuk Capai Emisi Nol Bersih 2045, Kesiapan Proyek Jadi Tantangan

Ecobiz.asia – Provinsi Bali membutuhkan investasi hijau sebesar Rp623,28 triliun hingga 2045 untuk mencapai target emisi nol bersih. Namun, keterbatasan fiskal daerah dan kesiapan...

Negosiasi INC on Plastic Pollution Alot, Indonesia Tak Tinggal Diam Tangani Sampah Plastik

Ecobiz.asia – Negosiasi perjanjian internasional untuk mengatasi polusi plastik, Intergovernmental Negotiating Committee (INC) on Plastic Pollution* masih menemui jalan buntu meski telah berlangsung sejak...

BPGMN Perkuat Pengelolaan Gambut dan Pemantauan Permukaan Air untuk Tekan Karhutla, 40 Cm Jadi Warning

Ecobiz.asia — Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) akan memperkuat pengelolaan gambut melalui pemetaan risiko kebakaran, pemodelan kondisi kekeringan, dan pemantauan tinggi muka...