PLN Operasikan Kembali Kabel Laut Sumatera–Bangka Sirkit II, Pasokan Listrik Babel Meningkat

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) memperkuat sistem kelistrikan di Kepulauan Bangka Belitung dengan mengoperasikan kembali jaringan kabel laut dan kabel tanah tegangan tinggi 150 kilovolt (kV) Sumatera–Bangka Sirkit II, setelah sempat mengalami kerusakan sejak 2023.

Langkah ini menandai peningkatan keandalan pasokan listrik di wilayah kepulauan tersebut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan beroperasinya kembali jaringan interkoneksi ini, kapasitas transfer daya dari sistem Sumatera ke sistem Bangka meningkat dari 60 megawatt (MW) menjadi 100 MW.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, mengatakan pengoperasian kembali Sirkit II merupakan tonggak penting dalam penguatan sistem kelistrikan nasional.

Read also:  PLTS Terapung Gajah Mungkur Ditarget Beroperasi 2027, Kapasitas 218 GWh

“Listrik yang andal bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi penggerak utama ekonomi bangsa. Kami ingin memastikan setiap daerah, termasuk wilayah kepulauan, merasakan manfaat langsung dari transformasi kelistrikan yang tengah kami jalankan,” katanya dalam keterangan tertulis di Pangkalpinang, Sabtu (9/11/2025).

Jaringan kabel laut Sumatera–Bangka Sirkit II mengalami kerusakan pada kabel phasa R di jarak 14,7 kilometer dari arah Tanjung Carat menuju Tanjung Muntok pada 2023. PLN melakukan serangkaian pemulihan mulai dari inspeksi teknis, uji keandalan, hingga sinkronisasi sistem sebelum dilakukan pemberian tegangan (energize) pada 7 Oktober 2025.

Read also:  BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengapresiasi langkah cepat PLN dalam memulihkan interkoneksi tersebut.

“Dengan bertambahnya daya mampu listrik di Babel, kami optimistis iklim investasi akan semakin meningkat karena ketersediaan listrik yang andal adalah kunci utama bagi para investor,” ujarnya.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan Zaky Adikta menuturkan pemulihan jaringan mencakup perbaikan kabel laut sepanjang 36 kilometer dan kabel tanah sepanjang 3,9 kilometer yang menghubungkan Tanjung Carat di Sumatera dengan Muntok di Bangka.

Read also:  PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

“Meski menghadapi tantangan teknis, seluruh proses dapat diselesaikan dengan baik berkat dukungan pemerintah daerah, mitra kerja, dan sinergi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung Ira Savitri menyampaikan tambahan pasokan listrik dari Sumatera akan memperkuat stabilitas sistem di Babel.

“Dengan tambahan daya ini, kami semakin siap mendukung pertumbuhan ekonomi, sektor industri, dan pelayanan publik,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (Eni), menjajaki penguatan kerja sama di sektor hulu dan hilir energi,...

PLN-Pelindo Resmikan OPS Tanjung Priok, Perkuat Elektrifikasi Maritim Menuju Green Port

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) meresmikan dua unit Onshore Power Supply (OPS) berkapasitas total 1 megavolt ampere (MVA) di...

Siapkan Investasi Rp2,8 T, Danantara Mulai Pembangunan PSEL Bogor Raya 1 di Galuga

Ecobiz.asia - PT Danantara Investment Management melalui PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya...

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

TOP STORIES

NCI, Infini Asia Launch FIST 1.0 to Strengthen Data Management for Nature-Based Solutions

Ecobiz.asia – Nusantara Climate Initiative (NCI), in collaboration with PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia), has officially launched the Forest Integrated System for Transparency...

IDX Proposes Lower Non-Tax State Levy to Boost Carbon Trading on IDXCarbon

Ecobiz.asia – The Indonesia Stock Exchange (IDX) is preparing a proposal for an incentive and disincentive scheme to encourage companies to trade carbon units...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Petani Sawit Kecil Siap Hadapi EUDR Tapi Pertanyakan Insentif

Ecobiz.asia – Petani sawit kecil menyatakan siap memenuhi standar European Union Deforestation Regulation (EUDR), namun masih mempertanyakan dukungan dan insentif ekonomi untuk menanggung biaya...

NCI dan Infini Asia Luncurkan FIST 1.0 untuk Perkuat Pengelolaan Data Proyek Nature-based Solutions

Ecobiz.asia — Nusantara Climate Initiative (NCI) bersama PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia) meluncurkan Forest Integrated System for Transparency (FIST) Version 1.0, platform digital...