Resmi! Pengalihan Penyuluh dari Daerah ke Pusat, Lihat Daftarnya di Sini

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pemerintah secara resmi melakukan pengalihan penyuluh dari pada Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota ke Pemerintah Pusat. Sebanyak 30.318 orang penyuluh menjadi bagian dari tahap pertama implementasi kebijakan ini.

Informasi resmi pengalihan penyuluh ke pusat tahap pertama disampaikan melalui Pengumuman Nomor B-35929/KP.110/A2/11/2025 tentang Rilis Data Pengalihan Penyuluh Pertanian Tahap Pertama yang ditandatangani oleh Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pertanian Ir. Nurwahida, M.Si, pada 4 November 2025.

Read also:  WWF-Indonesia dan CPOPC Jalin Kerja Sama Penguatan Transparansi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan

Pada pengumuman itu dijelaskan pengalihan penyuluh pertanian merupakan tindaklanjut Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam Rangka Percepatan Swasembada Pangan.

Kemudian, telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara mengenai Pengalihan Penyuluh Pertanian pada Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota ke Kementerian Pertanian pada tahap pertama sebanyak 30.318 orang penyuluh.

Read also:  Pemerintah Siapkan Panduan ESG untuk Perkuat Daya Saing Industri Mineral Kritis

Rinciannya adalah dengan rincian sebagai berikut:

  1. Penyuluh Pertanian Provinsi/Kabupaten/Kota yang berstatus Pegawai Negeri Sipil sebanyak 19.827 orang; dan
  2. Penyuluh Pertanian Provinsi/Kabupaten/Kota yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja sebanyak 10.491 orang.

Direncanakan pengumuman hasil pengalihan Penyuluh Pertanian Daerah
Provinsi/Kabupaten/Kota untuk tahap kedua pada akhir bulan Nopember 2025 dan tahap ketiga pada pertengahan bulan Desember 2025.

Read also:  KLH Bangun Ekosistem Pengelolaan Limbah Baterai Mobil Listrik, Timbulan Diproyeksi Memuncak 2040

Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2026 administrasi kepegawaian seluruh Penyuluh Pertanian Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota dialihkan ke Kementerian Pertanian. ***

Berikut ini Pegumuman dan Daftar Lengkap Penyuluh Pertanian yang masuk dalam Pengalihan Tahap Pertama.

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

WWF-Indonesia dan CPOPC Jalin Kerja Sama Penguatan Transparansi Rantai Pasok Sawit Berkelanjutan

Ecobiz.asia - WWF-Indonesia dan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) sepakat menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat sistem komoditas berkelanjutan sekaligus meningkatkan pengakuannya di...

Prabowo Instruksikan Persiapan BBM E50, Susul Penerapan B50

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah segera menyiapkan langkah konkret untuk mengembangkan bahan bakar minyak (BBM) campuran bioetanol 50% atau E50 di Indonesia. Menteri...

Pantauan Karhutla Kemenhut: Hotspot Kalteng dan Kalbar Turun Tajam, Sumsel Malah Naik

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional turun 400 titik menjadi 1.037 titik hingga Selasa (15/9/2026) malam....

B50 Sudah Mengalir di 94% SPBU, Pemerintah Kejar Deadline Transisi 1 Oktober

Ecobiz.asia — Implementasi biodiesel 50% atau B50 telah menjangkau 6.050 dari 6.412 SPBU di seluruh Indonesia atau sekitar 94%. Pemerintah kini mengejar penyelesaian transisi...

WWF Indonesia dan DIPI Dorong Transformasi Ritel untuk Perkuat Pangan Sehat dan Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Transformasi sistem pangan di Indonesia perlu didorong dari hulu hingga hilir dengan melibatkan peritel sebagai penghubung utama antara produsen dan konsumen. Penguatan...

TOP STORIES

NCI, Infini Asia Launch FIST 1.0 to Strengthen Data Management for Nature-Based Solutions

Ecobiz.asia – Nusantara Climate Initiative (NCI), in collaboration with PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia), has officially launched the Forest Integrated System for Transparency...

IDX Proposes Lower Non-Tax State Levy to Boost Carbon Trading on IDXCarbon

Ecobiz.asia – The Indonesia Stock Exchange (IDX) is preparing a proposal for an incentive and disincentive scheme to encourage companies to trade carbon units...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Petani Sawit Kecil Siap Hadapi EUDR Tapi Pertanyakan Insentif

Ecobiz.asia – Petani sawit kecil menyatakan siap memenuhi standar European Union Deforestation Regulation (EUDR), namun masih mempertanyakan dukungan dan insentif ekonomi untuk menanggung biaya...

NCI dan Infini Asia Luncurkan FIST 1.0 untuk Perkuat Pengelolaan Data Proyek Nature-based Solutions

Ecobiz.asia — Nusantara Climate Initiative (NCI) bersama PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia) meluncurkan Forest Integrated System for Transparency (FIST) Version 1.0, platform digital...