Dilantik Jadi Ketua Mabisaka Saka Wanabakti, Menhut Sebut Peran Penting Pramuka untuk Kelestarian Hutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya Pramuka (Mabisaka) Saka Wanabakti periode 2025–2029. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Selain itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) ditetapkan sebagai Ketua Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Saka Wanabakti.

Read also:  KLH Bangun Ekosistem Pengelolaan Limbah Baterai Mobil Listrik, Timbulan Diproyeksi Memuncak 2040

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai pelantikan menekankan pentingnya peran organisasi tersebut.

“Mabisaka adalah pengarah, pemberi legitimasi, sekaligus pendukung utama yang memastikan langkah Saka Wanabakti sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan Mabisaka tidak hanya berupa finansial, tetapi juga legitimasi politik, jaringan kelembagaan, dan akses sumber daya. Sementara itu, Pinsaka disebutnya sebagai motor penggerak yang mengelola program dan memastikan strategi terlaksana secara konkret.

Read also:  Industri Tambang Kejar Ekspansi dan Hilirisasi, Kebutuhan Listrik Andal Ikut Melonjak

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menilai pelantikan ini menandai babak baru dalam pengabdian pimpinan Kementerian Kehutanan. Menurutnya, Saka Wanabakti yang bergerak di bidang kehutanan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda peduli kelestarian hutan.

“Hutan adalah paru-paru dunia, sumber kehidupan, dan kekayaan bangsa yang tidak ternilai. Keberadaan Saka Wanabakti bukan hanya simbol, tetapi gerakan nyata yang mendidik generasi muda untuk berperan aktif menjaga dan mengelola hutan dengan bijaksana,” tegas Budi Waseso.

Read also:  Target Bangun PLTS 100 GWp, DEN Sebut Indonesia Butuh Dukungan Jaringan hingga Tenaga Kerja

Pelantikan kepengurusan Mabisaka dan Pinsaka Saka Wanabakti ini menegaskan komitmen Kementerian Kehutanan dalam mendukung pendidikan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan lingkungan hidup bagi Pramuka di seluruh Indonesia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Industri Kelola Emisi Karbon Layak Dapat ‘Sweetener’ Pembiayaan, Persiapan Hadapi CBAM

Ecobiz.asia – Industri nasional didorong mulai menghitung emisi karbon dari kegiatan operasional sebagai langkah awal menghadapi tuntutan perdagangan global yang semakin rendah karbon. Pelaku usaha...

Target Bangun PLTS 100 GWp, DEN Sebut Indonesia Butuh Dukungan Jaringan hingga Tenaga Kerja

Ecobiz.asia — Pemerintah mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt peak (GWp) untuk menopang kebutuhan energi Indonesia. Namun, ekspansi tersebut membutuhkan...

Konsumsi Energi Final Indonesia Diproyeksi Tumbuh 2,6% per Tahun hingga 2060

Ecobiz.asia — Dewan Energi Nasional (DEN) memproyeksikan konsumsi energi final Indonesia tumbuh 2,2%–2,6% per tahun sepanjang 2024–2060, dengan sektor industri menjadi pengguna energi terbesar...

Transisi Energi Global Jadi Magnet Investasi, Indonesia Bidik 28 Komoditas untuk Hilirisasi Hijau

Ecobiz.asia — Investasi transisi energi global mencapai US$2,3 triliun pada 2025, tumbuh 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Tren tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk...

Ekonomi Hijau Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia, Potensi Serap 5,3 Juta Lapangan Kerja

Ecobiz.asia — Pengembangan energi hijau diproyeksikan menciptakan hingga 5,3 juta lapangan kerja pada 2029 sekaligus menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Menteri Koordinator...

TOP STORIES

Industri Kelola Emisi Karbon Layak Dapat ‘Sweetener’ Pembiayaan, Persiapan Hadapi CBAM

Ecobiz.asia – Industri nasional didorong mulai menghitung emisi karbon dari kegiatan operasional sebagai langkah awal menghadapi tuntutan perdagangan global yang semakin rendah karbon. Pelaku usaha...

PGE Dorong Pengembangan Panas Bumi Berbasis Konservasi Satwa Endemik, Kembangkan Agroforestri Aren

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong, Sulawesi Utara, mengembangkan konservasi keanekaragaman hayati dengan melindungi satwa endemik Yaki (Macaca nigra) sekaligus...

Lakukan Studi Penangkapan dan Penyimpangan Karbon (CCS/CCUS), Pertamina Ungkap Target Tahap Comissioning

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) tengah mengembangkan 11 studi carbon capture and storage (CCS) dan carbon capture, utilization, and storage (CCUS) yang diarahkan untuk...

Verra Dapat Persetujuan ICVCM untuk Metodologi CCS, Empat Modul Dinyatakan Penuhi Standar CCP

Ecobiz.asia – Metodologi carbon capture and storage (CCS) milik Verra mendapat persetujuan dari Integrity Council for the Voluntary Carbon Market (ICVCM) berdasarkan Core Carbon...

Pertamina Siapkan 8 Inisiatif Bisnis Energi Rendah Karbon, Dari Hidrogen hingga Biofuel

Ecobiz.asia — Pertamina menyiapkan sejumlah bisnis energi rendah karbon, mulai dari biofuel, panas bumi, PLTS dan penyimpanan energi hingga CCS/CCUS dan hidrogen hijau, sebagai...