PGN Garap Stranded Gas Lapangan Sengeti, Tambah Pasokan Gas Domestik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyiapkan tambahan pasokan gas bumi dari Lapangan Sengeti sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memenuhi kebutuhan pelanggan industri dan pembangkit listrik.

Melalui pemanfaatan gas yang selama ini tergolong stranded gas, PGN akan mengintegrasikan pasokan dari Lapangan Sengeti ke dalam jaringan distribusi gas bumi nasional. Lapangan tersebut diperkirakan memiliki potensi pasokan sekitar 5 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan tambahan pasokan tersebut ditargetkan mulai mengalir paling cepat pada kuartal IV 2028.

Read also:  PGE Siapkan Fondasi Bisnis Green Hydrogen, Pilot Project Ulubelu Mulai Beroperasi November

“Pemanfaatan stranded gas adalah salah satu strategi PGN dalam menyediakan pasokan gas bumi bagi seluruh pelanggan domestik di tengah berbagai tantangan. Gas dari Lapangan Sengeti akan menambah pasokan gas pipa, dan PGN memastikan kesiapan infrastruktur maupun aspek komersial sesuai standar dan ketentuan yang berlaku,” ujar Fajriyah, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya PGN mengoptimalkan sumber daya gas domestik yang sebelumnya belum termanfaatkan secara ekonomis. Dengan dukungan jaringan infrastruktur gas yang terintegrasi, PGN berperan menghubungkan potensi pasokan dari lapangan tersebut ke pasar domestik.

Read also:  PDC Latih Warga Rokan Hilir Olah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selain meningkatkan keandalan pasokan gas bagi sektor industri dan pembangkit listrik, pemanfaatan Lapangan Sengeti juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara serta mendukung pengembangan lapangan gas nasional.

Fajriyah menambahkan, proyek tersebut juga membuka peluang pengembangan bisnis pengolahan gas (gas processing) di Lapangan Sengeti yang diharapkan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Read also:  Jaga Ekosistem Bahari, Pertamina Trans Kontinental Tanam 512 Fragmen Terumbu Karang di Sulut

Lebih jauh, optimalisasi gas dari lapangan yang sebelumnya belum ekonomis dipandang dapat mendorong peningkatan lifting gas bumi nasional sekaligus memperkuat daya tarik investasi dan kegiatan eksplorasi migas di Indonesia.

“PGN berkomitmen memperoleh pasokan gas dari berbagai sumber untuk menjaga keandalan pasokan dengan tetap mengoptimalkan sumber daya domestik. Pemanfaatan Lapangan Sengeti menjadi wujud kolaborasi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” kata Fajriyah. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Ecobiz.asia -- Keterbatasan jaringan pipa gas bumi mendorong PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memperluas...

PGN Dorong Pemanfaatan Jargas sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sleman

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Sleman, Yogyakarta, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah...

PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong percepatan pengembangan natural hydrogen di Indonesia sebagai salah satu sumber energi masa depan...

PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Ecobiz.asia -- PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengajukan tambahan alokasi gas bumi untuk kebutuhan compressed...

Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus memastikan keandalan...

TOP STORIES

Presiden Prabowo Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan, Perkuat Operasi Pemadaman

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan di tengah kondisi cuaca yang sangat kering akibat fenomena...

West Java Explores 900 Nm3/Hour Waste-to-Hydrogen Project at Sarimukti

Ecobiz.asia – The West Java Provincial Government is exploring a waste-to-hydrogen project at the Sarimukti regional waste facility with planned hydrogen production capacity of...

Indonesia Accelerates Industrial Decarbonisation Across Nine Sectors Toward 2050 Net Zero

Ecobiz.asia – Indonesia has identified nine industrial subsectors as priorities for decarbonisation as the government targets net-zero emissions in the industrial sector by 2050,...

Indonesia Faces a New Waste Challenge as Renewable Energy Expansion Accelerates

Ecobiz.asia – Indonesia is preparing to scale up renewable energy, but the country is also beginning to confront a less visible consequence of the...

SETI Shows Energy Efficiency Can Cut Industrial Costs by Billions of Rupiah

Ecobiz.asia – Energy-efficiency and clean-energy projects implemented under the Sustainable Energy Transition in Indonesia (SETI) program have delivered significant cost-saving and emissions-reduction opportunities for...