Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR, Kapasitas hingga 10.000 Unit per Tahun

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari penguatan industri kendaraan listrik nasional dan percepatan transisi energi bersih.

Pada kesempatan itu Presiden meninjau langsung berbagai produk kendaraan listrik yang diproduksi, mulai dari bus listrik 12 meter untuk layanan TransJakarta oleh DAMRI, bus listrik 8 meter untuk Trans Semarang, hingga kendaraan industri seperti electric forklift, electric transporter, dan truk listrik berat.

Read also:  Hilirisasi dan Transisi Energi Kini Dikoordinasikan Satu Pintu, Bahlil Jadi Menko

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan pengembangan kendaraan listrik menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus memperkuat kedaulatan energi nasional.

“Hari ini saya sangat bangga kita sudah punya kemampuan memproduksi bus dan truk listrik di dalam negeri,” ujarnya, Kamis(9/4/2026).

Presiden menargetkan pengembangan industri kendaraan listrik akan terus ditingkatkan, termasuk rencana produksi massal mobil sedan listrik pada 2028.

Read also:  Target Bangun PLTS 100 GWp, DEN Sebut Indonesia Butuh Dukungan Jaringan hingga Tenaga Kerja

Pabrik VKTR disebut memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) saat ini mencapai 40 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 60 persen dalam dua tahun ke depan serta 80 persen pada tahap berikutnya.

Presiden juga mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri guna mempercepat penguatan industri nasional.

Read also:  Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan pembentukan perusahaan untuk mendukung produksi sedan listrik sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Peresmian ini menandai langkah lanjutan pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri, memperluas penggunaan energi bersih di sektor transportasi, serta meningkatkan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Singapura Periksa 10 Perusahaan Terkait Kabut Asap, Tegaskan Belum Ada Kesimpulan Pelanggaran

Ecobiz.asia – Pemerintah Singapura memeriksa dugaan keterkaitan 10 perusahaan yang terdaftar di negara tersebut dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang memicu kabut...

Selandia Baru Lanjutkan Program Energi Terbarukan di Maluku, Target Kurangi Ketergantungan Bahan Bakar Fosil

Ecobiz.asia – Program pengembangan energi terbarukan di Provinsi Maluku memasuki fase kedua melalui kemitraan Pemerintah Selandia Baru dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Kabar Melegakan! Hotspot Terus Turun Jadi 93 Titik, Kemenhut Pastikan Tetap Siaga Kendalikan Karhutla

Ecobiz.asia — Penurunan jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia menjadi 93 titik pada Senin (26/10/2026), dari 147 titik sehari sebelumnya,...

ESDM Bongkar Dugaan Tambang di Kebun Sawit, Sejumlah Perusahaan Asing Didalami

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memeriksa sejumlah kebun kelapa sawit yang diduga menjalankan kegiatan pertambangan di luar izin usaha....

Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun 1.019 titik dalam sehari menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Meski penurunan...

TOP STORIES

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Breakthrough Energy, Temasek Extend Southeast Asia Climate Tech Program Through 2030

Ecobiz.asia – Breakthrough Energy, Temasek and Enterprise Singapore have extended their climate technology innovation program in Southeast Asia for another three years, committing to...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Incar Dekarbonisasi Sektor Wisata, Pertamina NRE Garap Pasar Kredit Karbon Ritel Lewat Wisatawan Candi Borobudur

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan skema kompensasi emisi karbon sukarela bagi wisatawan Candi Borobudur,...

Singapura Periksa 10 Perusahaan Terkait Kabut Asap, Tegaskan Belum Ada Kesimpulan Pelanggaran

Ecobiz.asia – Pemerintah Singapura memeriksa dugaan keterkaitan 10 perusahaan yang terdaftar di negara tersebut dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang memicu kabut...