Aqua dan Veolia Resmikan Pabrik Daur Ulang Botol Plastik PET Berkapasitas 25.000 Ton per Tahun, Terbesar di Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Danone-Aqua bersama Veolia Services Indonesia meresmikan pabrik daur ulang botol plastik PET (polyethylene terephthalate) terbesar di Indonesia yang berlokasi di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Fasilitas yang dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 7.000 meter persegi itu memiliki kapasitas produksi hingga 25.000 ton recycled PET (rPET) per tahun yang telah memenuhi standar keamanan pangan dan sertifikasi halal.

Presiden Direktur Danone-Aqua Connie Ang mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan mendukung pengelolaan sampah plastik melalui gerakan #BijakBerplastik.

Read also:  Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

“Kemitraan dengan Veolia Indonesia ini akan meningkatkan volume plastik PET daur ulang atau rPET yang digunakan di seluruh kemasan botol kami hingga tiga kali lipat dibandingkan pemakaian saat ini,” kata Connie dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, proyek tersebut juga menjadi upaya perusahaan mendukung pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah plastik sekaligus mendorong ekonomi sirkular dan peningkatan kesejahteraan pekerja di sektor persampahan yang sebagian besar berasal dari sektor informal.

Pabrik yang mulai dibangun sejak Maret 2019 itu menyerap lebih dari 200 tenaga kerja lokal dan dilengkapi teknologi pemrosesan modern yang mampu memisahkan tutup dan label botol plastik secara cepat dalam proses daur ulang.

Read also:  MEBI Operasikan ZORA, SPKLU Mobil Listrik Ultrafast Huawei Pertama di Indonesia

CEO Veolia Southeast Asia Sven Beraud-Sudreau mengatakan perusahaan telah bekerja sama dengan berbagai pemerintah di sejumlah negara untuk mengembangkan fasilitas pengelolaan dan daur ulang sampah plastik.

“Merupakan kebanggaan bagi Veolia Indonesia dapat bekerja sama dengan pemerintah dan Danone-Aqua untuk mengoperasikan pabrik daur ulang terbesar dan termutakhir di Indonesia guna memenuhi kebutuhan bahan baku plastik daur ulang,” ujarnya.

Read also:  Dairi Prima Mineral Beri Beasiswa ke Siswa Dairi untuk Studi di China

Peresmian pabrik tersebut turut dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Ia menilai investasi fasilitas daur ulang dengan kapasitas 25.000 ton per tahun itu akan memperkuat ekosistem ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan tingkat pengumpulan sampah plastik nasional.

“Pembangunan fasilitas daur ulang ini menunjukkan komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan,” kata Agus.

Menurutnya, pengembangan fasilitas daur ulang juga mendukung target pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut hingga 70%. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Danantara Inisiasi Hibah PLTS di Sumenep, Gantikan Genset Diesel

Ecobiz.asia — Danantara memfasilitasi kerja sama pemanfaatan dua unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang diproyeksikan memasok listrik bersih...

INPEX Dorong Optimalisasi TKDN Proyek LNG Abadi Lewat Workshop Industri Nasional

Ecobiz.asia — INPEX Masela Ltd. bersama SKK Migas menggelar workshop optimalisasi kandungan lokal untuk meningkatkan keterlibatan industri dalam negeri dalam pengembangan Proyek LNG Abadi...

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

TOP STORIES

Danantara Inisiasi Hibah PLTS di Sumenep, Gantikan Genset Diesel

Ecobiz.asia — Danantara memfasilitasi kerja sama pemanfaatan dua unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang diproyeksikan memasok listrik bersih...

Kemenhut Kerahkan Manggala Agni Amankan Jalur Mudik Sumatera dari Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan tim Manggala Agni untuk mengamankan jalur mudik di Pulau Sumatera dari potensi kebakaran hutan dan lahan menjelang Idul...

Indonesia Explores Carbon, Biodiversity Credits to Finance National Park Management

Ecobiz.asia — The government is exploring alternative financing schemes, including carbon trading and biodiversity credits, to support the management of national parks and reduce...

Pemerintah Jajaki Kredit Karbon dan Biodiversity Credit untuk Biayai Pengelolaan Taman Nasional

Ecobiz.asia — Pemerintah mulai menjajaki berbagai skema pendanaan alternatif untuk pengelolaan taman nasional, termasuk perdagangan karbon dan kredit keanekaragaman hayati (biodiversity credit), guna mengurangi...

Hari Bakti Rimbawan 2026, Kemenhut Perkuat Tata Kelola Hutan Transparan dan Profesional

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola kehutanan yang transparan, profesional, dan berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan pengelolaan hutan yang...