Aqua dan Veolia Resmikan Pabrik Daur Ulang Botol Plastik PET Berkapasitas 25.000 Ton per Tahun, Terbesar di Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Danone-Aqua bersama Veolia Services Indonesia meresmikan pabrik daur ulang botol plastik PET (polyethylene terephthalate) terbesar di Indonesia yang berlokasi di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Fasilitas yang dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 7.000 meter persegi itu memiliki kapasitas produksi hingga 25.000 ton recycled PET (rPET) per tahun yang telah memenuhi standar keamanan pangan dan sertifikasi halal.

Presiden Direktur Danone-Aqua Connie Ang mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan mendukung pengelolaan sampah plastik melalui gerakan #BijakBerplastik.

Read also:  Dairi Prima Mineral Targetkan Konstruksi Tambang Bawah Tanah Dimulai Kuartal I-2027

“Kemitraan dengan Veolia Indonesia ini akan meningkatkan volume plastik PET daur ulang atau rPET yang digunakan di seluruh kemasan botol kami hingga tiga kali lipat dibandingkan pemakaian saat ini,” kata Connie dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, proyek tersebut juga menjadi upaya perusahaan mendukung pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah plastik sekaligus mendorong ekonomi sirkular dan peningkatan kesejahteraan pekerja di sektor persampahan yang sebagian besar berasal dari sektor informal.

Pabrik yang mulai dibangun sejak Maret 2019 itu menyerap lebih dari 200 tenaga kerja lokal dan dilengkapi teknologi pemrosesan modern yang mampu memisahkan tutup dan label botol plastik secara cepat dalam proses daur ulang.

Read also:  ANTAM Dukung Gerak Hijau 2026, Salurkan 5.000 Bibit Mangrove dan Kampanyekan Ekonomi Sirkular

CEO Veolia Southeast Asia Sven Beraud-Sudreau mengatakan perusahaan telah bekerja sama dengan berbagai pemerintah di sejumlah negara untuk mengembangkan fasilitas pengelolaan dan daur ulang sampah plastik.

“Merupakan kebanggaan bagi Veolia Indonesia dapat bekerja sama dengan pemerintah dan Danone-Aqua untuk mengoperasikan pabrik daur ulang terbesar dan termutakhir di Indonesia guna memenuhi kebutuhan bahan baku plastik daur ulang,” ujarnya.

Read also:  PDC Latih Warga Rokan Hilir Olah Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Peresmian pabrik tersebut turut dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Ia menilai investasi fasilitas daur ulang dengan kapasitas 25.000 ton per tahun itu akan memperkuat ekosistem ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan tingkat pengumpulan sampah plastik nasional.

“Pembangunan fasilitas daur ulang ini menunjukkan komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan,” kata Agus.

Menurutnya, pengembangan fasilitas daur ulang juga mendukung target pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut hingga 70%. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melampaui target program dekarbonisasi yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sepanjang semester I 2026, Pertamina...

Didukung APP Group, Persemaian Sriwijaya Kemampo Siap Dukung Gerakan ASRI Presiden Prabowo

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,...

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikat Green Terminal

Ecobiz.asia – Terminal LPG Tanjung Sekong milik PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), menjadi terminal LPG pertama di...

Danantara Buka Lagi Pendaftaran Mitra Proyek PSEL, Bidik Investor Global

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) melalui anak usahanya PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) kembali membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk...

TOP STORIES

Elnusa Perkuat Kapabilitas Geoscience untuk Dukung Eksplorasi Energi

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS)...

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Penyempurnaan PGN Mobile, Catat Meter Mandiri Kini Lebih Akurat

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan GasKita melalui...

VCarboN Eyes Compliance Carbon Markets, Seeks to Expand Indonesian Projects into South Korea

Ecobiz.asia – Indonesian carbon project developer VCarboN is looking beyond the voluntary carbon market (VCM) to tap compliance carbon markets, seeking to expand international...

Indonesia Expands GCF Results-Based Carbon Finance to 34 Provinces

Ecobiz.asia - Indonesia has expanded its Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) program to 34 provinces after adding 10 new provincial governments,...