Pertamina NRE–Medco Resmi Kolaborasi Pengembangan Bioenergi, Fokus Biodiesel HACPO dan Bioetanol

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Medco Energi Internasional Tbk melalui afiliasinya, PT Medco Intidinamika (MI), menjajaki pengembangan proyek energi baru dan terbarukan (EBT), khususnya biodiesel berbasis High Acid Crude Palm Oil (HACPO) dan bioetanol.

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio energi terbarukan Pertamina, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

“Pengembangan biodiesel berbasis HACPO dan bioetanol tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga mengoptimalkan potensi sumber daya biofuel domestik yang tersedia di Indonesia,” ujar John dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).

Read also:  SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Nota kesepahaman (MoU) pengembangan bioenergi antara Pertamina NRE dan PT Medco Intidinamika ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Harian Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Norman Ginting dan Direktur PT Medco Intidinamika Aradea Z. Arifin di Griya Arifin Panigoro, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Kerja sama ini mencakup studi dan kajian kelayakan dari aspek teknis, ekonomi, pasar, dan lingkungan, termasuk diskusi strategis pemanfaatan fasilitas yang dimiliki masing-masing pihak.

Read also:  PGN Mulai Pasok Gas ke Pabrik Baterai EV CATL, Dukung Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Kedua perusahaan juga membuka peluang pertukaran pengetahuan dan teknologi dalam pengembangan biofuel, seperti biodiesel berbasis HACPO, used cooking oil (UCO), dan palm oil mill effluent (POME).

Selain itu, penjajakan kerja sama turut mencakup rencana reaktivasi pabrik bioetanol PT Medco Ethanol Lampung (MEL) di Lampung sebagai bagian dari penguatan ekosistem bioenergi nasional.

Dalam rangka memperkaya penjajakan proyek, Pertamina NRE dan Medco juga mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan penyedia teknologi bioenergi global, termasuk Envien Group, yang memiliki pengalaman internasional dalam pengembangan biodiesel dan bioetanol.

Read also:  Masuk Energi Terbarukan, Sriwijaya Capital Tanam 20 Juta Dolar AS di SESNA

Keterlibatan mitra teknologi diharapkan dapat memperkuat aspek teknis, operasional, dan penerapan praktik terbaik global.

Direktur Utama Medco Energi Hilmi Panigoro menilai sinergi dengan Pertamina NRE sebagai langkah positif untuk membangun kemitraan jangka panjang di sektor energi bersih.

“Kami melihat kerja sama ini sebagai peluang untuk membangun sinergi konstruktif dalam pengembangan bioenergi yang mendukung ketahanan energi dan keberlanjutan,” kata Hilmi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Jadi Offtaker BioCNG Produksi KIS Group dan AEP Group

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari...

Biorefinery Cilacap Optimalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia — Pertamina mempercepat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan melalui Proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap yang mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel...

SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur kendaraan listrik nasional dengan menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang 2025, meningkat...

Danantara Groundbreaking Proyek Baru Biorefinery dan Bioethanol Pertamina

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia melakukan peletakan batu pertama dua proyek energi hijau PT Pertamina (Persero), yakni proyek Biorefinery Cilacap di...

PTBA Perkuat Ekosistem Hilirisasi Bauksit Lewat Pasokan Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, memperkuat ekosistem hilirisasi mineral nasional melalui penyediaan pasokan energi yang...

TOP STORIES

PGN Jadi Offtaker BioCNG Produksi KIS Group dan AEP Group

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari...

Biorefinery Cilacap Optimalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia — Pertamina mempercepat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan melalui Proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap yang mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel...

Pemerintah Tetapkan Delapan Blok Mineral Tanah Jarang Prioritas, Di Sini Lokasinya

Ecobiz.asia - Pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi delapan blok prioritas yang dinilai memiliki potensi besar mineral tanah jarang sebagai bagian dari strategi pengamanan pasokan mineral...

SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur kendaraan listrik nasional dengan menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang 2025, meningkat...

Indonesia, UK Launch MFP Phase 5 to Strengthen Forest Governance, Boost Global Confidence

Ecobiz.asia – The Indonesian government, in partnership with the UK government, has launched Phase 5 of the Multistakeholder Forestry Programme (MFP) to strengthen sustainable...