PDC Perkuat Budaya HSSE, Tekankan Akuntabilitas Pimpinan dan Kepatuhan Pekerja

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja dengan menempatkan akuntabilitas pimpinan dan kepatuhan pekerja sebagai pilar utama penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang berkelanjutan di seluruh wilayah operasinya.

Komitmen tersebut ditegaskan saat pembukaan rangkaian Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 yang digelar secara daring pada Selasa (20/1/2026) dan diikuti oleh seluruh pekerja PDC dari berbagai wilayah operasi.

Peringatan Bulan K3 Nasional berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026 sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Read also:  PAG Kembangkan Bisnis Gassing Up-Cooling Down di Terminal LNG Arun

Tahun ini, PDC mengusung tema “Wujudkan Akuntabilitas Pimpinan & Kepatuhan Pekerja dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan”, selaras dengan tema Bulan K3 Pertamina (Persero) 2026.

Plt Direktur Utama PDC, Fitra Adriza, menyatakan bahwa Bulan K3 menjadi momentum penting untuk meneguhkan keselamatan kerja sebagai fondasi utama seluruh aktivitas operasional perusahaan.

“Bulan K3 bukan sekadar agenda rutin, tetapi pengingat bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Akuntabilitas pimpinan dan kepatuhan pekerja harus berjalan beriringan agar budaya HSSE benar-benar terinternalisasi,” ujar Fitra.

Selama peringatan Bulan K3 2026, PDC menggelar berbagai program peningkatan kompetensi dan kesadaran HSSE, antara lain Defensive Driving Training, Basic Safety Training, First Aid Training, hingga Advanced Fire Fighting.

Read also:  PDC Perkuat Usaha Tempe Santri di Indramayu, Produksi Tembus 3 Ton per Bulan dan Pasok MBG

Selain itu, PDC juga menyelenggarakan Clash of Champions (COC) HSSE serta Lomba Inspeksi Housekeeping untuk mendorong kepedulian pekerja terhadap lingkungan kerja yang aman dan tertib.

HSSE Manager PDC, Bagus Uji Widihartono, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Bulan K3 dirancang secara komprehensif untuk meningkatkan kesadaran, kompetensi, dan kepatuhan pekerja terhadap aspek HSSE.

“Kami menyiapkan berbagai kegiatan seperti refresh knowledge dan training HSSE, health talk, konsultasi post trauma, hingga talkshow ESG. Seluruh program ini bertujuan membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan,” kata Bagus.

Read also:  Dari Hidrogen Hijau hingga PLTGU, PLN NP Bekali Calon Pemimpin dengan Perspektif Transisi Energi

Ia menambahkan, pendekatan HSSE PDC tidak hanya berfokus pada keselamatan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental pekerja serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.

“HSSE harus dipahami secara menyeluruh, mulai dari perlindungan pekerja, kesejahteraan mental, hingga penerapan praktik kerja ramah lingkungan,” ujarnya.

Melalui peringatan Bulan K3 2026, PDC menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan HSSE sebagai budaya kerja dan pilar utama dalam mendukung operasional perusahaan yang andal, aman, dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...

PT Timah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi, Penggunaan PLTS dan EV Jadi Prioritas

Ecobiz.asia — PT Timah Tbk tengah menyusun peta jalan dekarbonisasi untuk mendukung target emisi nol bersih (net zero emission). Perusahaan menghadapi tantangan dalam mengganti...

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

TOP STORIES

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...

PT Timah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi, Penggunaan PLTS dan EV Jadi Prioritas

Ecobiz.asia — PT Timah Tbk tengah menyusun peta jalan dekarbonisasi untuk mendukung target emisi nol bersih (net zero emission). Perusahaan menghadapi tantangan dalam mengganti...

Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun 1.019 titik dalam sehari menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Meski penurunan...

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...