Geoflowtest PGE Sabet Tiga Penghargaan Internasional Inovasi Panas Bumi di IPITEx 2026

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) meraih tiga penghargaan internasional melalui inovasi panas bumi Geoflowtest dalam ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 yang digelar di Bangkok, Tailan, pada 5–9 Januari 2026.

Inovasi bertajuk “Enhancing Real-Time Data Processing of Geothermal Well Production Tests with Novel Invention: Geoflowtest” tersebut meraih Medali Emas dari National Research Council of Thailand (NRCT), FIRI Award for The Best Invention dari Iran, serta Special Award dari World Invention and Intellectual Property Association (WIIPA).

Read also:  APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Geoflowtest merupakan perangkat portabel yang mampu memproses data uji produksi sumur panas bumi secara real-time.

Teknologi ini dirancang untuk mempercepat analisis kinerja sumur, meningkatkan efisiensi operasi lapangan, serta mendukung pengambilan keputusan teknis yang lebih akurat dalam pengelolaan panas bumi.

Inovasi ini dikembangkan oleh tim PGE yang terdiri dari Tumpal Parulian Nainggolan, Awang Rahmawan Prakoso, Adhiguna Satya Nugraha, Gamal Hastriansyah Mulyono, Muhamad Bayu Saputra, Mohamad Husni Mubarak, Dhimas Wahyu Wibowo, Benedict Amandus Hananto, dan Tias Umiyati.

Read also:  Perluas Pemanfaatan Gas Bumi, Gagas Perkuat Layanan CNG Point-to-Point untuk Pelanggan Usaha

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani mengatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen PGE dalam mendorong inovasi teknologi panas bumi yang berdaya saing global.

“Penghargaan ini menegaskan bahwa inovasi menjadi pilar utama PGE dalam pengembangan panas bumi nasional. Kami terus mendorong riset dan pengembangan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan, sejalan dengan agenda transisi energi,” ujar Ahmad Yani, Selasa (21/1/2026).

Keikutsertaan PGE dalam IPITEx 2026, menurutnya, merupakan bagian dari upaya membangun budaya inovasi sekaligus memperkuat posisi Indonesia di sektor energi hijau global. Pemanfaatan Geoflowtest diharapkan dapat meningkatkan kualitas operasi dan produktivitas industri panas bumi nasional.

Read also:  Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

IPITEx merupakan pameran inovasi internasional tahunan yang diselenggarakan di Bangkok. Pada 2026, ajang ini diikuti 875 peserta dari 29 negara.

Sebelumnya, pada 2025, Geoflowtest juga meraih sejumlah penghargaan internasional, antara lain Medali Emas pada ajang International Trade Fair Ideas, Inventions and New Products (IENA) di Jerman serta Special Award dari Taiwan Creative Design Association (TCDA) untuk kategori Prominent Invention. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Komitmen Iklim Indonesia Dinilai Lemah Lindungi Kesehatan, Polusi Udara Disorot

Ecobiz.asia – Komitmen iklim Indonesia dinilai belum memadai dalam melindungi kesehatan masyarakat, terutama karena lemahnya pendanaan, pemantauan, dan pengendalian polusi udara. Dalam Healthy NDC...

Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menguji teknologi PertaPURE untuk mengolah air terproduksi (produced water) dari kegiatan produksi...

PHR Perkuat Budaya Inovasi melalui CIIF 2026, Cetak Added Value Creation Rp3,73 Triliun

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat nilai tambah (added value creation) Rp3,73 triliun dari berbagai inovasi dan program perbaikan operasional yang dikembangkan...

ANTAM Catat Efisiensi Energi, Andalkan PLTS untuk Tekan Pemakaian BBM

Ecobiz.asia — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatat penurunan konsumsi energi sebesar 59% menjadi 4,46 juta gigajoule (GJ) pada semester I 2026. Perseroan juga...

PLN Akan Luncurkan T-REC, Mudahkan Pelanggan Pantau Konsumsi Listrik Hijau Secara Rinci

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) akan meluncurkan peluncuran Time-based Renewable Energy Certificate (T-REC) pada 2028 yang memungkinkan pelanggan memantau penggunaan listrik hijau secara lebih...

TOP STORIES

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Tak Tebang Pilih, Menhut Bekukan Izin Enam Perusahaan di Kalteng terkait Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin enam perusahaan yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan tersebut,...