PLN Nusantara Power Raih Juara 1 ARA 2024 untuk Kategori BUMN Nonkeuangan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali meraih penghargaan nasional melalui ajang Annual Report Award (ARA) 2024. Perusahaan ini memenangkan Juara 1 kategori BUMN Non-Go Publik Nonkeuangan Klaster Pendapatan di atas Rp5 triliun dan menjadi satu-satunya entitas di PLN Group yang meraih posisi puncak tahun ini.

PLN NP juga masuk nominasi Juara Umum ARA 2024, memperkuat rekam jejaknya setelah sebelumnya meraih Juara 1 pada ARA 2018.

Read also:  PDC Buka Dapur Rig ke Media, Kualitas dan Keamanan Pangan Jadi Pendukung Operasi Pengeboran

ARA merupakan ajang penilaian laporan tahunan yang bertujuan mendorong penerapan good corporate governance (GCG), transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Penilaian mencakup kelengkapan informasi, kesesuaian dengan pedoman, dan kualitas penyajian laporan kepada publik.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan prinsip keterbukaan dan tata kelola yang baik.

Read also:  PHE Buka Roadshow Hulu Migas ke 20 Kampus, Mulai dari IPB

“Sebagai entitas BUMN di dalam PLN Group, menjadi kewajiban bagi kami untuk menyediakan informasi yang faktual dan transparan bagi seluruh pemangku kepentingan. Penghargaan ini menegaskan komitmen tersebut,” ujar Ruly, Selasa (9/12/2025).

Pada ARA 2024, sebanyak 206 perusahaan terdaftar, dengan 171 dinilai secara resmi, termasuk 105 BUMN. PLN Nusantara Power tampil unggul di tengah persaingan melalui laporan tahunan yang dinilai konsisten dan komprehensif.

Read also:  PGN Solution, Nusantara Regas Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Pipa Bawah Laut

Penghargaan diserahkan pada 8 Desember 2025 di Gedung Bursa Efek Indonesia oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) bersama Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengaturan BUMN, Ditjen Pajak, BEI, dan Ikatan Akuntan Indonesia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Siapkan 8 Inisiatif Bisnis Energi Rendah Karbon, Dari Hidrogen hingga Biofuel

Ecobiz.asia — Pertamina menyiapkan sejumlah bisnis energi rendah karbon, mulai dari biofuel, panas bumi, PLTS dan penyimpanan energi hingga CCS/CCUS dan hidrogen hijau, sebagai...

PDC Perluas Penerapan CMS ISO 37301, Kepatuhan Jadi Bagian dari Proses Bisnis

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperluas penerapan Compliance Management System (CMS) ISO 37301 ke seluruh fungsi perusahaan untuk mengintegrasikan pengelolaan kepatuhan ke...

PAG Kembangkan Bisnis Gassing Up-Cooling Down di Terminal LNG Arun

Ecobiz.asia -- PT Perta Arun Gas (PAG) mengembangkan bisnis gassing up and cooling down (GUCD) bagi kapal LNG di Terminal LNG Arun, Lhokseumawe, Aceh,...

PHE Dorong Asri Basin Jadi Hub Penyimpanan Karbon Regional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mendorong pengembangan Asri Basin di lepas pantai Indonesia sebagai hub penyimpanan karbon regional, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur...

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Ecobiz.asia -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM telah menyerap 9 ton emas produksi PT Freeport Indonesia (PTFI) sepanjang Januari-Agustus 2026. Langkah tersebut...

TOP STORIES

Pertamina Siapkan 8 Inisiatif Bisnis Energi Rendah Karbon, Dari Hidrogen hingga Biofuel

Ecobiz.asia — Pertamina menyiapkan sejumlah bisnis energi rendah karbon, mulai dari biofuel, panas bumi, PLTS dan penyimpanan energi hingga CCS/CCUS dan hidrogen hijau, sebagai...

Target Bangun PLTS 100 GWp, DEN Sebut Indonesia Butuh Dukungan Jaringan hingga Tenaga Kerja

Ecobiz.asia — Pemerintah mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt peak (GWp) untuk menopang kebutuhan energi Indonesia. Namun, ekspansi tersebut membutuhkan...

Konsumsi Energi Final Indonesia Diproyeksi Tumbuh 2,6% per Tahun hingga 2060

Ecobiz.asia — Dewan Energi Nasional (DEN) memproyeksikan konsumsi energi final Indonesia tumbuh 2,2%–2,6% per tahun sepanjang 2024–2060, dengan sektor industri menjadi pengguna energi terbesar...

Transisi Energi Global Jadi Magnet Investasi, Indonesia Bidik 28 Komoditas untuk Hilirisasi Hijau

Ecobiz.asia — Investasi transisi energi global mencapai US$2,3 triliun pada 2025, tumbuh 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Tren tersebut dinilai membuka peluang bagi Indonesia untuk...

Ekonomi Hijau Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia, Potensi Serap 5,3 Juta Lapangan Kerja

Ecobiz.asia — Pengembangan energi hijau diproyeksikan menciptakan hingga 5,3 juta lapangan kerja pada 2029 sekaligus menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Menteri Koordinator...