Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendorong penguatan kerja sama pengelolaan kawasan konservasi antara Indonesia dan Jepang melalui inisiatif sister park dalam pertemuan dengan otoritas Jepang di Hakone, Minggu (29/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mengusulkan kemitraan antara Fuji-Hakone-Izu National Park dengan sejumlah taman nasional di Indonesia, yakni Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan Taman Nasional Gunung Rinjani yang dinilai memiliki kesamaan karakteristik ekosistem.
Pertemuan dihadiri Direktur Fuji-Hakone-Izu National Park Shichimeko Shuici serta perwakilan Kantor Kerja Sama Internasional Kementerian Lingkungan Hidup Jepang Ikuo Yamada.
Raja Juli Antoni mengatakan kerja sama sister park menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan konservasi melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik, termasuk dalam pengembangan ekowisata berkelanjutan.
“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat kapasitas pengelolaan taman nasional sekaligus meningkatkan visibilitas kawasan konservasi Indonesia di tingkat global,” ujarnya.
Pemerintah Jepang menyambut positif usulan tersebut dan mendorong tindak lanjut melalui penyelenggaraan technical workshop guna membahas aspek teknis dan kerangka implementasi kerja sama secara lebih rinci.
Sebelumnya, pada 28 Maret 2026, Menteri Kehutanan juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Prefektur Shizuoka terkait kerja sama konservasi satwa liar, termasuk program breeding loan komodo.
Rangkaian kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan diplomasi lingkungan Indonesia dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas di bidang konservasi dan pengelolaan taman nasional. ***




