PGN Dorong Hilirisasi Gas Bumi Jadi Barang Bernilai Tinggi, Dari Methanol hingga Bahan Baku Plastik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendorong hilirisasi gas bumi untuk meningkatkan nilai tambah pemanfaatan gas domestik, mulai dari produksi methanol hingga bahan baku industri petrokimia seperti plastik. Langkah ini dinilai dapat memperluas manfaat gas bumi sekaligus membuka peluang pengembangan industri baru di dalam negeri.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra mengatakan gas bumi selama ini masih didominasi sebagai bahan bakar, padahal memiliki potensi untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi.

Gas bumi (CH₄) dapat diproses menjadi methanol, etil glikol, asam format, dan hidrogen, serta dikembangkan lebih lanjut menjadi etilen sebagai bahan baku plastik. Selain itu, gas bumi juga dapat diolah menjadi amonia yang kemudian diproses menjadi urea dan asam nitrat.

Read also:  Pertamina, Transjakarta Targetkan Uji Coba Bus Hidrogen pada 2028

Menurut Mirza, upaya peningkatan nilai tambah gas bumi sejalan dengan agenda ekonomi hijau dan transisi energi. Gas bumi memiliki tingkat emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lainnya, sehingga berperan sebagai energi transisi menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Untuk mendukung agenda tersebut, PGN menyiapkan tiga inisiatif utama, yakni pemanfaatan BioCNG dari limbah kelapa sawit melalui proses gasifikasi menjadi biogas, pengembangan teknologi Carbon Capture Storage (CCS), serta digitalisasi jaringan gas untuk meningkatkan efisiensi energi.

Read also:  ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

PGN juga mulai menjajaki pengembangan hidrogen yang bersumber dari energi nonfosil. Hidrogen tersebut diproyeksikan sebagai bahan bakar alternatif di masa depan seiring dengan kebutuhan energi rendah emisi.

Di sisi lain, PGN menegaskan komitmen untuk tetap memperkuat ekosistem gas bumi nasional secara berkelanjutan.

Fokus perusahaan meliputi optimalisasi pemanfaatan gas bumi di dalam negeri, pembangunan infrastruktur gas di wilayah eksisting maupun wilayah baru untuk menciptakan permintaan baru, serta pengelolaan gas bumi yang terintegrasi dan terjangkau.

Read also:  Verra Luncurkan Program Scope 3, Buka Jalur Sertifikasi Aksi Iklim Rantai Nilai

PGN menyatakan langkah hilirisasi gas bumi sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. Melalui peningkatan nilai tambah gas, PGN berharap industri dalam negeri dapat berkembang dan transisi energi berjalan lebih terarah menuju Indonesia Emas 2045. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PDC Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 lewat Website Karir dan Buletin Binar

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) meraih dua penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Website Karir PDC dan buletin internal Binar, masing-masing...

Pertamina, Transjakarta Targetkan Uji Coba Bus Hidrogen pada 2028

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjajaki pengembangan ekosistem hidrogen untuk mendukung penggunaan energi rendah karbon di sektor transportasi publik,...

Pertamina, PAL Jaya Jajaki Pemanfaatan Limbah FOG untuk Biofuel dan SAF

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) menjajaki pemanfaatan limbah fat, oil, and grease (FOG) sebagai bahan baku alternatif biofuel, termasuk sustainable aviation fuel (SAF), melalui...

Pertamina EP Sangasanga Field Dukung Kelompok Wanita Tani Pertanian Hidroponik

Ecobiz.asia – Kelompok Wanita Tani (KWT) Rosella di Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berhasil memanen buah melon premium melalui budidaya...

PHR Perkuat Budaya Inovasi melalui CIIF 2026, Cetak Added Value Creation Rp3,73 Triliun

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat nilai tambah (added value creation) Rp3,73 triliun dari berbagai inovasi dan program perbaikan operasional yang dikembangkan...

TOP STORIES

Ambisi 100 GWp Terancam Jadi Narasi Panggung, COP31 Jadi Momentum Pembuktian Prabowo

Ecobiz.asia — Ambisi pemerintah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) hingga 2029 berisiko berhenti sebagai komitmen di panggung internasional...

Indonesia Dorong Pendanaan Konkret untuk Transisi Energi Berkeadilan di COP31

Ecobiz.asia — Indonesia akan mendorong realisasi dukungan pendanaan, penguatan kapasitas, dan bantuan teknis bagi negara berkembang dalam pelaksanaan transisi energi berkeadilan pada Konferensi Perubahan...

Pertamina Explores Sustainable Aviation Fuel From Urban Waste, Partners With PAL Jaya

Ecobiz.asia – Indonesia’s state-owned energy company PT Pertamina (Persero) is exploring the use of urban fat, oil and grease (FOG) waste as an alternative...

ICAO Joins Alliance to Boost Carbon Credit Supply for Aviation

Ecobiz.asia – The International Civil Aviation Organization (ICAO) has joined an alliance of more than 80 stakeholders working to accelerate the supply of eligible...

Kemenhut: GANISPH Dibutuhkan untuk Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menilai tenaga teknis pengelolaan hutan (GANISPH) akan memegang peran penting dalam ekosistem perdagangan karbon, seiring berkembangnya pemanfaatan hutan yang...