Perkuat Pelayanan Pelabuhan untuk Angkutan Energi, PIS dan Pelindo Perpanjang Kerja Sama

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina International Shipping (PIS) menandatangani perpanjangan Service Level Agreement (SLA) dengan PT Pelindo (Persero). Penandatanganan SLA ini merupakan perpanjangan dari kerja sama yang berakhir di 2024.

Kontrak kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Tanker Minyak Mentah dan Minyak Bumi PIS Brilian Perdana, Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental I Ketut Laba, Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Putut Sri Muljanto, dan Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim Arief Prabowo . 

“Penandatanganan kerja sama ini mencerminkan efektivitas kolaborasi yang telah terjalin antara PIS dan Pelindo. Saat ini PIS mengoperasikan lebih dari 300 kapal dan beroperasi di lebih dari 150 terminal. Diperlukan dukungan penuh dari PTK maupun Pelindo Group agar operasional kami dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Brilian dikutip Jumat (14/3/2025).

Read also:  PIS Restorasi Terumbu Karang di Bali Barat, Tanam 100 Fragmen dan Edukasi Anak Pesisir

Baca juga: Pertamina International Shipping Komit Dukung Industri Maritim RI Bersaing di Kancah Dunia

Kerja sama ini mencakup berbagai aspek operasional strategis, termasuk peningkatan keandalan fasilitas pemanduan, optimalisasi jumlah serta kecakapan sumber daya manusia di bidang pemanduan, serta peningkatan pelayanan kapal dalam berbagai kondisi, termasuk situasi darurat dan insiden. 

Selain itu, perpanjangan SLA ini juga menghadirkan sejumlah poin baru yang mempercepat proses administrasi seperti pengurangan waktu tunggu kapal dan percepatan penerbitan nota, serta pembaruan dalam skema perhitungan performance guna meningkatkan transparansi dan akurasi dalam implementasi kebijakan.

Read also:  PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Putut Sri Muljanto menekankan bahwa melalui perpanjangan dan penyempurnaan SLA ini, PIS dan Pelindo berharap dapat semakin memperkuat kerja sama dalam mendukung kelancaran logistik maritim nasional di masa depan.

“Dengan dukungan armada yang andal serta sumber daya yang dimiliki oleh PIS dan Pelindo, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan pelabuhan di Indonesia. Perpanjangan SLA ini akan semakin mengoptimalkan operasional kami dalam berbagai lini sehingga mendukung kelancaran arus logistik maritim nasional,” imbuh Putut. 

Read also:  Perta Daya Gas Perkuat Infrastruktur Gas untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

Baca juga: Cegah Sampah Menuju Laut, Pertamina Internasional Shipping Bantu Bersihkan 14 Ton Sampah di Sungai Ciliwung

Brilian menambahkan bahwa kerja sama ini juga sesuai dengan visi misi ketahanan energi yang tertuang dalam Asta Cita, lewat peningkatan kualitas layanan maritim dan logistik pelabuhan. 

Tidak hanya itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui distribusi energi yang lebih efisien. 

“Dengan layanan maritim dan logistik yang semakin optimal, kami berharap penyaluran energi dapat berjalan lebih lancar, andal, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta perekonomian nasional,” tutup Brilian. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Ecobiz.asia -- Keterbatasan jaringan pipa gas bumi mendorong PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memperluas...

PGN Dorong Pemanfaatan Jargas sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sleman

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Sleman, Yogyakarta, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah...

PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong percepatan pengembangan natural hydrogen di Indonesia sebagai salah satu sumber energi masa depan...

PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Ecobiz.asia -- PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengajukan tambahan alokasi gas bumi untuk kebutuhan compressed...

Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus memastikan keandalan...

TOP STORIES

Indonesia Sets Waste Carbon Trading Rules, Opens Path to International Markets

Ecobiz.asia – Indonesia has established a new framework for carbon trading in the waste sector, covering industrial solid and wastewater as well as domestic...

Prabowo Dorong ‘Ubi Bombing’ untuk Perkuat Pemadaman Karhutla

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan inovasi bahan pemadam kebakaran berbahan baku ubi atau singkong untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)....

Menteri LH Teken Aturan Perdagangan Karbon Sektor Limbah, Link Download PermenLH No 11 Tahun 2026

Ecobiz.asia – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat menetapkan aturan baru perdagangan karbon sektor limbah melalui Peraturan Menteri Lingkungan...

Indonesia Looks to Climate Finance to Unlock 100 GW Solar Ambition

Ecobiz.asia – Indonesia is looking to international climate finance and private capital to help turn its 100 GW solar ambition into investment projects, as...

GIZ: Indonesia Faces 3.8 GW Annual Renewable Buildout Gap as Procurement Stalls

Ecobiz.asia – Indonesia needs to accelerate annual renewable power additions by around 3.8 GW to stay on track with its latest electricity supply plan,...