Pemerintah Provinsi Maluku, SKK Migas dan INPEX Perkuat Kolaborasi Pengembangan Proyek LNG Abadi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) INPEX Masela, LTD., anak Perusahaan INPEX Corporation (INPEX), dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus memperkuat langkah dalam pengembangan Proyek Lapangan Gas Abadi.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor energi, proyek ini berperan penting dalam mewujudkan cita-cita ketahanan energi untuk Indonesia dengan menyediakan energi yang bersih. 

Kapasitas produksi diestimasikan mencapai 9,5 juta MTPA (metrik ton per tahun) Gas Alam Cair (LNG), 150 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari) gas pipa, dan sekitar 35.000 BCPD (Barel kondensat per hari).

Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, George N.M. Simanjuntak mengatakan, proyek Abadi Masela menjadi salah satu tulang punggung untuk mencapai target peningkatan produksi minyak dan gas yang telah ditetapkan Pemerintah dan berkontribusi dalam mencapai target long term plan (LTP)  yaitu minyak produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD). 

Read also:  Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Baca juga: Manfaatkan Mikrohidro hingga Biogas, Desa Energi Berdikari Pertamina Capai 102 Desa

Untuk itu George menekankan agar kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan harus terus ditingkatkan agar proyek ini bisa diselesaikan sesuai target. 

Dia menambahkan bahwa saat ini INPEX tengah mempersiapkan pekerjaan survei detil (Front End Engineering Design/FEED), menyelesaikan proses AMDAL, melakukan survei serta kajian penting untuk keperluan tersebut dan pelepasan kawasan hutan untuk pembangunan kilang onshore LNG di Tanimbar. 

 “Kami dengan KKKS INPEX Masela, LTD., sebagai operator, menyampaikan terima kasih atas dukungan-dukungan yang telah diberikan oleh Pemprov Maluku serta Pemda KKT dan MBD dalam mendukung pengembangan proyek ini,” ucapnya usai pertemuan yang digelar di Kantor Perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku, Rabu, 30 Oktober 2024.

Read also:  Lewat MALIKA 2.0, PDC Ubah Limbah Jelantah Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat

Pertemuan yang dipimpin oleh Plh. Sekretaris Daerah Maluku, Suryadi Sabirin yang mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Maluku, Sadali IE ini juga dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Tanimbar beserta jajarannya Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan kegiatan Proyek LNG Abadi di Blok Masela.

“SKK Migas memastikan bahwa INPEX saat ini sedang bekerja secara konsisten untuk berupaya mempercepat pengembangan Proyek LNG Masela. “Kami harapkan dukungan-dukungan yang selama ini diberikan dapat terus berlanjut,” tambahnya.

Read also:  Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Vice President Corporate Services – INPEX Masela, LTD., Henry Banjarnahor memaparkan dari sisi teknis saat ini INPEX tengah melakukan survey G&G dan status saat ini sedang mempersiapkan pekerjaan FEED. 

Baca juga: Dua Kontrak WK Migas Bernilai Minimal 15 Juta Dolar Resmi Diteken

Disampaikan juga bahwa INPEX saat ini juga mengaplikasikan teknologi CCS sejak awal produksi, Dimana komponen CCS juga akan menjadi elemen penting dalam mendukung upaya mencapai tujuan zero emisi CO2 Indonesia pada tahun 2060 yang akan datang. 

Dari sisi non teknis juga disampaikan bahwa dokumen AMDAL telah diselesaikan dan menunggu persetujuan dari KLH. Untuk itu diharapkan kordinasi dari pihak pihak terkait, baik dari pusat maupun daerah. “Dengan pertemuan-pertemuan semacam ini kami berharap dapat melakukan “sharing progress”. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat tingkat kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,46 pada 2026,...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Pertamina dan IBC Jajaki Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan PT Industri Baterai Indonesia (IBC) menjajaki pengembangan ekosistem industri baterai terintegrasi, termasuk Battery Energy Storage System (BESS), daur...

Perkuat Pasokan Gas Bumi, PGN Dapat Tambahan 5,45 BBTUD dari WK Tungkal

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat pasokan gas bumi domestik melalui kerja sama dengan Mont D’Or Oil...

PDC Perkuat Tata Kelola AI untuk Mitigasi Risiko Data dan Hukum

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperkuat tata kelola penggunaan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan perusahaan untuk mengantisipasi risiko keamanan data, aspek hukum,...

TOP STORIES

Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat tingkat kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,46 pada 2026,...

Karhutla, Kemenhut Kembali Sanksi Administratif Lima Perusahaan PBPH

Ecobiz.asia - – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali menjatuhkan sanksi administratif kepada lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kalimantan Barat setelah ditemukan...

KLH Bangun Ekosistem Pengelolaan Limbah Baterai Mobil Listrik, Timbulan Diproyeksi Memuncak 2040

Ecobiz.asia — Ledakan penggunaan kendaraan listrik berpotensi menghadirkan persoalan baru: gunungan baterai bekas. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan timbulan limbah baterai kendaraan listrik akan...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Sungai Mengering, Ketergantungan Batu Bara Dinilai Perparah Krisis Iklim di Kalimantan

Ecobiz.asia -- Kekeringan dan pendangkalan sejumlah sungai besar di Kalimantan di tengah fenomena El Niño menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali ketergantungan Indonesia...