KUHAP Baru Berlaku, Kemenhut Siapkan Strategi Baru Penegakan Hukum Kehutanan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan mulai menyesuaikan strategi penegakan hukum kehutanan menyusul berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru yang mengubah tata kelola penyidikan tindak pidana, termasuk di sektor kehutanan.

Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memastikan penindakan kejahatan hutan tetap efektif, terkoordinasi, dan akuntabel di tengah perubahan aturan main.

Penyesuaian strategi ini dibahas dalam kegiatan Sosialisasi KUHAP Baru dan Proyeksi Penegakan Hukum Kehutanan ke Depan yang digelar Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) Kemenhut pada 19–20 Januari 2026 di Jakarta. Kegiatan ini digelar setelah pemerintah mencabut KUHAP lama dan mengesahkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.

Read also:  Gerakan Indonesia ASRI, Menteri LH Tekankan Penanganan Sampah Laut Terpadu

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, mengatakan KUHAP baru membawa implikasi langsung terhadap mekanisme penyidikan tindak pidana kehutanan, terutama terkait relasi kewenangan antara Penyidik Polri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) kehutanan.

Dalam KUHAP baru, Penyidik Polri ditempatkan sebagai penyidik utama dengan fungsi koordinasi dan pengawasan terhadap PPNS hingga tahap pelimpahan berkas perkara. Sejumlah kewenangan PPNS, seperti penghentian penyidikan, penggunaan upaya paksa, dan pelimpahan perkara, kini harus dilakukan atas perintah Penyidik Polri.

“Perubahan ini bukan sekadar perubahan norma, tetapi perubahan cara kerja. Penegakan hukum kehutanan harus dijalankan secara tegas, terukur, dan akuntabel karena menjadi wajah negara di mata publik,” ujar Dwi.

Read also:  Gakkum Kehutanan Amankan Tujuh Burung Dilindungi di Deli Serdang, Satu Orang Jadi Tersangka

Ia menegaskan, strategi baru penegakan hukum kehutanan diperlukan karena kompleksitas kejahatan di sektor kehutanan terus meningkat, mulai dari perambahan hutan, pembalakan liar, perdagangan ilegal tumbuhan dan satwa liar, pertambangan tanpa izin, hingga kebakaran hutan.

Sepanjang 2025, Ditjen Gakkumhut mencatat telah melaksanakan 173 operasi pengamanan kawasan hutan dan menangani 146 perkara yang dinyatakan lengkap (P21). Kinerja tersebut, menurut Dwi, akan terus dioptimalkan dengan menyesuaikan prosedur penyidikan terhadap KUHAP dan KUHP baru.

Melalui forum ini, Kemenhut menargetkan tiga capaian utama, yakni penyamaan arah implementasi KUHAP baru antar aparat penegak hukum, identifikasi aspek yang perlu diperkuat selama masa transisi, serta perumusan langkah tindak lanjut konkret agar penegakan hukum kehutanan tidak mengalami stagnasi.

Read also:  Pencabutan Izin 28 Perusahaan Hasil Percepatan Audit Usai Banjir Sumatra

Sosialisasi ini menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej, perwakilan Kepolisian dan Kejaksaan, pakar hukum pidana dari perguruan tinggi, serta analis kebijakan dari ICEL. Forum juga menjadi ruang diskusi awal terkait pembaruan Undang-Undang Kehutanan yang tengah dibahas DPR agar selaras dengan KUHAP baru.

Kegiatan tersebut diikuti oleh PPNS kehutanan dari seluruh Indonesia serta perwakilan lintas kementerian dan lembaga, menegaskan bahwa penegakan hukum kehutanan ke depan harus dijalankan secara terpadu dalam satu sistem peradilan pidana yang terkoordinasi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Indonesia Belajar dari India, Tekan Biaya Pembangkitan PLTS hingga 3 Sen Dolar per kWH

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia mempelajari pengalaman India dalam menekan biaya pembangkitan listrik tenaga surya sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi dan meningkatkan pemanfaatan...

Dorong Hilirisasi, Menteri Bahlil Mau Setop Ekspor Timah

Ecobiz.asia — Pemerintah membuka peluang penghentian ekspor timah mentah sebagai bagian dari penguatan agenda hilirisasi nasional guna mendorong transformasi ekonomi dan memperkuat basis industri...

Bekasi Darurat Sampah, Menteri LH Minta Warga Kelola Sampah Mulai dari Rumah

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan Kota Bekasi berada dalam kondisi darurat sampah seiring timbulan limbah harian yang mencapai 1.801 ton. Perubahan perilaku masyarakat menjadi...

Indonesia–Norwegia Luncurkan Layanan Dana Masyarakat Periode Keempat, Perkuat Partisipasi Publik dalam Aksi Iklim

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Norwegia meluncurkan Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan (Small Grant) Periode Keempat guna memperkuat partisipasi publik dalam mendukung pencapaian...

Kelola Sampah Plastik Laut, Pemkab Berau dan WWF Indonesia Operasikan TPS3R RUPIAH di Pulau Derawan

Ecobiz.asia — Pemerintah Kabupaten Berau bersama WWF Indonesia mengoperasikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) RUPIAH (Rumah Pilah Sampah) di Pulau Derawan sebagai...

TOP STORIES

Indonesia Belajar dari India, Tekan Biaya Pembangkitan PLTS hingga 3 Sen Dolar per kWH

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia mempelajari pengalaman India dalam menekan biaya pembangkitan listrik tenaga surya sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi dan meningkatkan pemanfaatan...

Dorong Hilirisasi, Menteri Bahlil Mau Setop Ekspor Timah

Ecobiz.asia — Pemerintah membuka peluang penghentian ekspor timah mentah sebagai bagian dari penguatan agenda hilirisasi nasional guna mendorong transformasi ekonomi dan memperkuat basis industri...

Bekasi Darurat Sampah, Menteri LH Minta Warga Kelola Sampah Mulai dari Rumah

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan Kota Bekasi berada dalam kondisi darurat sampah seiring timbulan limbah harian yang mencapai 1.801 ton. Perubahan perilaku masyarakat menjadi...

Internalisasi Dampak Iklim dan Nilai Ekonomi Karbon Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Internalisasi dampak perubahan iklim dan pemanfaatan nilai ekonomi karbon dinilai semakin mendesak bagi perusahaan, seiring perubahan struktural ekonomi dan meningkatnya tuntutan regulasi...

Dorong Pengembangan Ekonomi Karbon, Atkarbonist Gandeng Sucofindo dan DMB Global

Ecobiz.asia — Asosiasi Penggiat Karbon dan Bisnis Berkelanjutan atau Atkarbonist menjalin kerja sama dengan PT Sucofindo dan PT Daya Mitra Bersama (DMB) Global untuk...