Kembangkan Inovasi Berdampak Value Creation Jutaan Dolar, PIEP Raih Penghargaan Dharma Karya Utama dari Kementerian ESDM

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Internasional EP (PIEP) Regional Intternasional Subholding Upstream Pertamina, meraih penghargaan tertinggi Dharma Karya kategori Utama, dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas komitmen dalam inovasi minyak dan gas di  Indonesia dan di Luar Negeri. 

Penghargaan ini juga menunjukkan komitmen PIEP yang secara aktif mengimplementasikan prinsip environmental, social dan good governance (ESG) dalam menjalankan bisnisnya. Penghargaan Dharma Karya ESDM diberikan dalam peringatan Hari Pertambangan dan Energi ke-79 di Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2024.

Read also:  Gerak Hijau 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat, ANTAM Pamerkan Capaian Dekarbonisasi

“Saya mengucapkan selamat kepada para penerima Dharma Karya ESDM tahun ini,  yang telah berjasa memberikan dampak kemajuan dalam pembangunan nasional khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral. Saya harapkan setiap insan ESDM dapat berkarya dan meningkatkan kinerja melalui inovasi secara cepat, cermat, dan produktif sehingga sektor ESDM dapat terus berkontribusi maksimal pada pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menteri ESDM  Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Kamis 10 Oktober 2024.

Baca juga: Dorong Keberlanjutan Energi, PHE Raih Penghargaan Best Booth IAGI 2024

Read also:  Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

Penghargaan Dharma Karya ESDM tingkat Utama diraih PC Prove Top Musang King melalui proyek “Akselerasi Produksi Gas Sebesar 2000 MMSCF melalui Batch Technique Workover di Block H Deepwater Malaysia PT Pertamina Internasional EP”. 

Selain pencapaian teknis, proyek ini memiliki arti penting dalam memperkuat footprint bisnis oil & gas Pertamina Internasional EP di Malaysia. 

Inovasi ini tak hanya mampu menunjukkan peran strategis yang signifikan dalam memperkuat posisi PIEP di tengah persaingan dengan partner bisnis seperti PTTEP Thailand dan Petronas Malaysia, namun juga berdampak pada efisiensi proses, penghematan biaya 55,3 juta dolar AS melalui penerapan teknik ini, dan mempercepat produksi gas sebesar 2000 MMSCF.

Read also:  Pilot Bus Hidrogen Diesel (H2 DDF) Mulai Mengaspal, Spek-nya Bertenaga

Baca juga: Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi, Bahlil Tekankan Percepatan Transisi Energi

Direktur Utama PIEP Jaffee A Suardin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan penghargaan pemerintah kepada perusahaan. “Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi PIEP, semangat dari Perwira memberikan yang terbaik untuk perusahaan dan menjadi penyemangat bagi seluruh Perwira PIEP untuk terus berinovasi di sektor ESDM,” ucapnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PTBA Promosikan Kalium Humat Hasil Hilirisasi Batubara di Inagritech 2026

Ecobiz.asia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, memperkenalkan produk pembenah tanah berbasis kalium humat hasil hilirisasi batubara...

Agincourt Resources Pertahankan Investasi Pendidikan Rp5,29 Miliar di Tengah Pemulihan Operasi

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources (PTAR) tetap mempertahankan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Martabe Prestasi 2026, meski perusahaan masih berada...

Gerak Hijau 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat, ANTAM Pamerkan Capaian Dekarbonisasi

Ecobiz.asia -- Upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Pesan tersebut mengemuka dalam penyelenggaraan Gerak Hijau 2026 di kawasan Car Free Day...

Pilot Bus Hidrogen Diesel (H2 DDF) Mulai Mengaspal, Spek-nya Bertenaga

Ecobiz.asia – Kementerian ESDM meluncurkan Pilot Bus Hydrogen Diesel Dual Fuel (H2 DDF) sebagai proyek percontohan pemanfaatan hidrogen di sektor transportasi. Bus tersebut menjadi...

Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

Ecobiz.asia – Pemerintah mulai menyiapkan uji coba bus berbahan bakar campuran hidrogen dan solar (Hydrogen-Diesel Dual Fuel/H2 DDF) sebagai langkah awal penerapan hidrogen di...

TOP STORIES

VCarboN Eyes Compliance Carbon Markets, Seeks to Expand Indonesian Projects into South Korea

Ecobiz.asia – Indonesian carbon project developer VCarboN is looking beyond the voluntary carbon market (VCM) to tap compliance carbon markets, seeking to expand international...

Indonesia Expands GCF Results-Based Carbon Finance to 34 Provinces

Ecobiz.asia - Indonesia has expanded its Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) program to 34 provinces after adding 10 new provincial governments,...

RBP dan Voluntary Carbon Market Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon Kehutanan Indonesia

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan mekanisme Results-Based Payment (RBP) dan pasar karbon sukarela (voluntary carbon market) menjadi instrumen yang saling melengkapi...

Sepuluh Provinsi Baru Terima Dana Karbon GCF, Total Komitmen Capai Rp761 Miliar

Ecobiz.asia – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) menambah 10 provinsi penerima pendanaan Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF). Dengan penambahan tersebut,...

Investasi Rp3 Triliun Masuk, PSEL Piyungan Ditargetkan Hasilkan Listrik 20 MW

Ecobiz.asia – Investasi sekitar Rp3 triliun akan digelontorkan untuk membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Piyungan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)....