Agincourt Resources Tegaskan Komitmen Tambang Berkelanjutan, Jaga Keseimbangan Lingkungan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Agincourt Resources menegaskan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan. 

Melalui pendekatan berbasis prinsip environmental, social, and governance (ESG), perusahaan pengelola Tambang Emas Martabe itu menyatakan siap menjaga keseimbangan antara operasional tambang, perlindungan lingkungan, dan keterlibatan masyarakat.

“Prinsip living in harmony menjadi fondasi kami dalam mengelola tambang secara bertanggung jawab. Fokus kami mencakup pelestarian keanekaragaman hayati, pengurangan dampak lingkungan, dan kolaborasi multipihak,” kata Presiden Direktur Agincourt Resources, Muliady Sutio, dalam talk show bertema Seluk Beluk Pertambangan Berwawasan Lingkungan di Samosir, Sumatera Utara, Senin (26/5/2025).

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Baca juga: Agincourt Resources Salurkan Dukungan Program PPM Senilai Rp2,76 Miliar

Perusahaan saat ini tengah menyiapkan sejumlah inisiatif, seperti pembangunan canopy bridge untuk primata, kawasan konservasi di wilayah tambang, hingga rencana pembangunan stasiun riset biodiversitas di atas lahan seluas 10 hektare. 

Pengelolaan limbah dilakukan dengan metode dry tailings, didukung pengembangan nursery tanaman endemik dan riset mikroorganisme tanah.

Kepala Inspektur Tambang Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, menyambut baik langkah Agincourt yang dinilainya telah menerapkan good mining practice. 

Ia menyebut bahwa kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, reklamasi, dan pascatambang menjadi tolok ukur keberlanjutan pertambangan nasional.

Read also:  PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

“ESG bukan sekadar tuntutan global, tapi bagian dari strategi jangka panjang industri untuk menjamin keberlangsungan usaha dan kualitas hidup masa depan,” ujar Hendra.

Senada, akademisi dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara, Onrizal Ph.D., menilai praktik konservasi Agincourt melampaui standar regulasi yang berlaku. 

“Pembangunan stasiun riset, penanaman pohon buah lokal, dan patroli masyarakat merupakan bukti bahwa konservasi dilakukan secara nyata dan berkelanjutan,” katanya.

Baca juga: Agincourt Resources Salurkan Bantuan Rp 987 juta untuk Korban Banjir Bandang di Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan

Read also:  PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Sebagai bagian dari rangkaian acara, PT Agincourt Resources juga meluncurkan Lomba Karya Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2025 bertema ESG dalam Aksi: Tambang Berkelanjutan Menuju Harmoni Masyarakat dan Lingkungan. Lomba terbuka bagi jurnalis nasional dan berlangsung hingga 31 Oktober 2025.

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, mengatakan lomba ini ditujukan untuk mendorong jurnalis mengangkat isu keberlanjutan secara konstruktif. “Ini bukan sekadar kompetisi, tapi bentuk kolaborasi dalam memperkuat pemahaman publik terhadap praktik tambang yang bertanggung jawab,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...