PLN Genjot Listrik Desa (Lisdes) di Papua, 4.310 Titik Jadi Target

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Pemerintah terus mengejar ketertinggalan elektrifikasi di Papua. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) menggencarkan Program Listrik Desa (Lisdes) demi menyalakan akses listrik di wilayah-wilayah terluar Indonesia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turun langsung ke sejumlah titik terpencil, dari Desa Tindaret di Kabupaten Kepulauan Yapen, Desa Sauyas di Supiori, hingga Pulau Owi di Biak Numfor, Papua. Di hadapan warga, Bahlil menegaskan bahwa listrik bukan semata fasilitas, melainkan jalan menuju masa depan yang setara.

Read also:  Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi di Luar Listrik untuk Ekonomi Rakyat

“Kalau listrik masuk, anak-anak bisa belajar pakai teknologi. Mereka yang hari ini sekolah di kampung, suatu saat bisa jadi pemimpin Papua, jadi pemimpin bangsa,” kata Bahlil, Kamis (24/7/2025).

Ia menyebut, pemerintah menargetkan penerangan untuk lebih dari 10 ribu titik di seluruh Indonesia, termasuk 4.310 lokasi di Papua. “Ini mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Tidak boleh ada warga Indonesia yang tak merasakan listrik,” ujarnya.

Menurut roadmap Lisdes 2025–2029, program ini menyasar sekitar 280 ribu keluarga di Papua. Khusus di tiga kabupaten yang baru saja dikunjungi — Biak Numfor, Supiori, dan Kepulauan Yapen — proyek akan digarap melalui perluasan jaringan, pembangunan PLTS, dan pemanfaatan sistem hybrid SuperSUN.

Read also:  Bukti Nyata Komitmen Lingkungan, Dua Terminal Energi PET Raih Proper Hijau

Dukungan datang dari pemerintah daerah. Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menyebut kehadiran Bahlil sebagai “wujud perhatian besar pemerintah pusat”. Ia menilai, listrik tak hanya menyalakan lampu, tetapi juga peluang ekonomi dan kemajuan sosial di kampung-kampung.

PLN sendiri telah menyelesaikan elektrifikasi 36 desa di Papua selama semester pertama 2025. “Sudah ada 1.606 keluarga yang kini hidup dengan terang,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. “Arahan Pak Menteri jelas: tak boleh ada satu pun saudara kita yang hidup dalam kegelapan.”

Read also:  Kebut Pembangunan Waste to Energy, ESDM Targetkan 34 PLTSa Segera Beroperasi

PLN juga menyiapkan energi untuk pendidikan. Melalui program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran, PLN akan menyuplai listrik ke 693 sekolah lewat PLTS atap. “Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam membangun peradaban bangsa,” ujar Darmawan.

***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

Lampaui Target 14,7%, PLN Nusantara Power Produksi 245 GWh Energi Hijau pada Kuartal I 2026

Ecobiz.asia — PLN Nusantara Power mencatat produksi energi hijau sebesar 245 gigawatt hour (GWh) pada kuartal pertama 2026 melalui program cofiring biomassa di pembangkit...

Dorong Ekonomi Sirkular, PLN EPI Latih Petani Kelola Biomassa untuk Energi

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) menggelar pelatihan pengelolaan biomassa berbasis limbah pertanian dan perkebunan di Institut...

Solid! PGN Catat Laba US$90,4 Juta di Q1 2026 Berkat Layanan Domestik dan Efisiensi

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja keuangan solid pada triwulan I 2026 dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan...

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperkuat pengembangan bioetanol berbasis sumber daya domestik melalui kolaborasi lintas sektor guna mendukung target mandatori campuran bioetanol E20 pada...

TOP STORIES

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

Indonesia Moves to Monetize East Kalimantan Carbon Surplus and Pipeline Projects After New Forestry Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry is preparing to market carbon stock from emissions reduction activities in East Kalimantan, along with a number of...

Indonesia Identifies 239,000 Ha of Clean and Clear Conservation Areas for Carbon-linked Restoration

Ecobiz.asia - Indonesia has identified around 239,000 hectares of clean and clear open areas in conservation zones that could support restoration activities linked to...

Forestry Carbon Trading is Not the Endgame, Ministry Principal Advisor Says

Ecobiz.asia - Indonesia is positioning forestry carbon trading as a financing instrument to support the country’s climate targets, rather than merely as a marketplace...

Indonesia Aims To Turn Forest Carbon Potential Into Global Leadership

Ecobiz.asia - Indonesia wants to use its newly issued forestry carbon offset regulation to transform the country’s vast forest carbon potential into global carbon...