APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — APP Group menjadi perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan RE100, inisiatif global yang mendorong perusahaan menggunakan 100% listrik terbarukan dalam kegiatan operasionalnya paling lambat 2050.

Keikutsertaan tersebut memperluas agenda dekarbonisasi APP Group yang sebelumnya dijalankan melalui Sustainability Roadmap Vision 2030 (SRV 2030), termasuk target penurunan intensitas karbon 30% dibandingkan baseline 2018 serta peningkatan penggunaan bahan bakar terbarukan dan efisiensi energi.

Chief Sustainability Officer APP Group Elim Sritaba mengatakan bergabungnya perusahaan dalam RE100 menjadi bagian dari integrasi aksi iklim ke dalam strategi bisnis.

Read also:  MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I 2026

“Bergabung dengan RE100 merupakan langkah penting bagi APP Group dalam melanjutkan integrasi aksi iklim ke dalam strategi bisnis kami. Kami berharap komitmen ini tidak hanya memperkuat upaya transisi yang kami lakukan, tetapi juga turut membangun kesadaran dan momentum yang lebih besar bagi pemanfaatan listrik terbarukan di Indonesia,” ujar Elim, Rabu (7/10/2026).

Di dalam SRV 2030, APP Group juga mendorong peningkatan efisiensi energi dan pemanfaatan bahan bakar terbarukan di kegiatan operasionalnya.

Read also:  PLN EPI Uji Co-firing Amonia di PLTU Labuan Mulai 2027

Pada operasi pulp dan kertas terintegrasi, APP Group memanfaatkan bahan bakar terbarukan serta aliran limbah berbasis biofuel sepanjang memungkinkan secara teknis dan komersial.

Keikutsertaan dalam RE100 menjadi bagian dari platform keberlanjutan Regenesis yang menaungi berbagai komitmen dan program APP Group untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi.

RE100 yang dipimpin Climate Group saat ini menghimpun lebih dari 440 perusahaan global yang berkomitmen menggunakan 100% listrik terbarukan dalam operasional mereka.

Read also:  PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Keanggotaan APP Group ditandai dengan penyerahan trofi “First in Indonesia” oleh CEO Climate Group Helen Clarkson kepada Elim Sritaba dalam rangkaian Indonesia International Sustainability Forum, Selasa (6/10/2026).

Clarkson mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan, tetapi membutuhkan peningkatan investasi dunia usaha pada proyek energi bersih.

“Perusahaan RE100 seperti APP Group, sebagai anggota pertama kami dari Indonesia, menunjukkan semakin besarnya permintaan terhadap listrik terbarukan yang andal dan terjangkau,” kata Clarkson. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Operasi Migas dengan Digital Twin dan AI

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Upstream Energy Transformation Award dalam Dataiku Summit 2026 atas penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI)...

Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas pembiayaan skala mikro bagi usaha masyarakat sekitar hutan dengan menggandeng PT Jebe Trading Indonesia (JB...

Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiapkan infrastruktur gas untuk menyalurkan biomethane yang diproduksi dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan...

Manfaatkan Energi Air Dunia, Low Carbon Aluminium INALUM Bidik Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat pemasaran aluminium rendah karbon dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium (Green Aluminium) kepada pelanggan...

PLN EPI Uji Co-firing Amonia di PLTU Labuan Mulai 2027

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menargetkan uji coba co-firing amonia hingga 3% di PLTU Labuan pada 2027 sebagai tahap awal...

TOP STORIES

PBPH Antusias Terapkan Multiusaha Kehutanan, Padukan Kayu dengan Agroforestri dan Karbon

Ecobiz.asia — Pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) mulai melihat model bisnis Multiusaha Kehutanan (MUK) sebagai peluang untuk mendiversifikasi usaha di tengah tekanan terhadap...

Indonesia’s Nickel Industry Builds End-to-End Value Chain as Downstreaming Boosts Exports

Ecobiz.asia – Indonesia’s nickel industry now spans much of the value chain, from nickel ore processing to battery recycling, as the government’s downstreaming policy...

Indonesia Targets E20 Gasoline Blend by 2027–2028, Eyes E50 to Cut Fuel Imports

Ecobiz.asia – Indonesia plans to introduce a mandatory 20% ethanol blend in gasoline by 2027–2028 and eventually raise the blend to E50 as the...

IATA Warns EU ETS Expansion Could Undermine Global Aviation Carbon Scheme

Ecobiz.asia – The International Air Transport Association (IATA) has warned that proposed changes to the European Union’s Emissions Trading System (EU ETS) could undermine...

IATA Urges Governments to Strengthen CORSIA as Global Aviation Emissions Scheme Enters Next Phase

Ecobiz.asia – The International Air Transport Association (IATA) has called on governments to strengthen the global framework for aviation emissions by ensuring broad participation...