Pakai Gas Bumi, RSUP Sardjito Pangkas Biaya Energi hingga 75%

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menghemat biaya energi hingga 75% setelah beralih menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk sejumlah kebutuhan operasional rumah sakit.

Gas bumi digunakan setiap hari untuk mengoperasikan boiler yang memasok kebutuhan Central Sterile Supply Department (CSSD) atau sterilisasi dan laundry, serta untuk kebutuhan dapur rumah sakit.

Teknisi Pemeliharaan RSUP Dr. Sardjito Arismantoro mengatakan efisiensi biaya menjadi salah satu manfaat utama dari penggunaan gas bumi.

“Selama menggunakan gas bumi, efisiensi yang kami rasakan cukup signifikan, dengan rata-rata penghematan biaya mencapai 75% dibandingkan saat menggunakan energi sebelumnya,” ujar Arismantoro dalam pernyataannya, Selasa (22/9/2026).

Read also:  Lakukan Studi Penangkapan dan Penyimpangan Karbon (CCS/CCUS), Pertamina Ungkap Target Tahap Comissioning

Saat ini, konsumsi gas bumi RSUP Dr. Sardjito mencapai sekitar 25.000–30.000 meter kubik per bulan. Pasokan disalurkan melalui skema CNG Clustering dari fasilitas Pressure Regulating System (PRS), dengan sumber pasokan dari Semarang.

Selain menekan biaya energi, penggunaan gas bumi dinilai mendukung operasional rumah sakit yang lebih rendah emisi dibandingkan sejumlah bahan bakar fosil lainnya. Aspek tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit memenuhi kebutuhan operasional sekaligus menjalankan prinsip keberlanjutan.

Read also:  PHE Dorong Asri Basin Jadi Hub Penyimpanan Karbon Regional

Keandalan pasokan juga menjadi faktor penting karena energi dibutuhkan secara kontinu untuk mendukung berbagai layanan rumah sakit.

Area Head PGN Semarang Sugianto Eko Cahyono mengatakan PGN melakukan pemeliharaan berkala untuk menjaga keamanan dan keandalan sistem penyaluran gas ke RSUP Dr. Sardjito.

“PGN menjaga keandalan dan keamanan layanan gas bumi kepada pelanggan. Kami melakukan pemeliharaan secara rutin untuk memastikan sistem tetap beroperasi secara optimal serta siap merespons apabila terdapat kendala,” ujar Sugianto.

Read also:  Pertamina, Transjakarta Targetkan Uji Coba Bus Hidrogen pada 2028

Menurutnya, karakteristik operasional fasilitas kesehatan membutuhkan pasokan energi yang stabil dan berkelanjutan. Karena itu, PGN terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan operasional RSUP Dr. Sardjito.

Pemanfaatan gas bumi di rumah sakit tersebut menjadi salah satu contoh penggunaan gas bumi untuk sektor pelayanan publik, khususnya fasilitas yang membutuhkan pasokan energi secara terus-menerus. *** Cepi Setiadi/Calvin Purba

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR), afiliasi Pertamina yang bergerak di bidang penerimaan dan regasifikasi gas alam cair (LNG), mencatatkan penerimaan 33 kargo LNG...

TOP STORIES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...