Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melampaui target capaian beyond compliance dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2025 dengan mengantarkan 16 unit pembangkit meraih peringkat Hijau dan Emas, atau setara 114% dari target 14 unit yang ditetapkan perusahaan.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan PROPER 2024 yang mencatatkan 14 unit dalam kategori serupa. Dari total tersebut, empat unit berhasil meraih PROPER Emas sebagai peringkat tertinggi, yakni PLTGU Muara Tawar, PLTGU Muara Karang, PLTA Cirata, dan PLTG Gresik.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan pembangkitan listrik yang andal sekaligus berkelanjutan.
“Pencapaian ini menunjukkan bahwa PLN Nusantara Power tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga melampauinya melalui inovasi berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
PROPER merupakan instrumen pemerintah untuk mendorong peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan secara transparan dan akuntabel, dengan lima peringkat mulai dari Hitam hingga Emas.
Penghargaan penilaian PROPER 2025 diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Selain empat PROPER Emas, sebanyak 12 unit PLN NP lainnya meraih PROPER Hijau, termasuk PLTU Indramayu, PLTU Paiton, PLTU Rembang, PLTU Punagaya, dan PLTU Tenayan.
Keberhasilan meraih PROPER Emas ditopang oleh inovasi sosial yang dijalankan masing-masing unit. Program tersebut antara lain mencakup pengembangan ekonomi biru masyarakat pesisir, penanganan kesehatan berbasis komunitas, hingga pemberdayaan kelompok rentan melalui ekonomi hijau.
Sejak 2017, PLN Nusantara Power secara konsisten meningkatkan jumlah unit berperingkat Hijau dan Emas. Hingga 2025, perusahaan telah mengoleksi total 27 PROPER Emas. ***



