PLN Alirkan 15 MMSCFD Gas Natuna ke Batam, Perkuat Pasokan Pembangkit

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mulai mengalirkan gas bumi dari Natuna ke Batam dengan volume mencapai 15 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) melalui jaringan pipa West Natuna Transportation System (WNTS)–Pemping. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat kepastian pasokan gas bagi pembangkit listrik di Batam sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber energi domestik.

Pengaliran gas yang dimulai pada 27 Oktober 2026 tersebut menjadi jalur pasokan alternatif bagi sistem kelistrikan Batam, terutama untuk mengantisipasi kebutuhan gas selama pemeliharaan terencana (turn around/TAR) fasilitas Jambi Merang pada 24 Oktober hingga 3 November 2026.

Dalam jangka panjang, infrastruktur tersebut juga akan mendukung penyaluran gas dari Lapangan Mako di Wilayah Kerja Duyung, Natuna, yang dijadwalkan mulai berproduksi pada 2027.

Read also:  PLTA Batang Toru Mulai Penggenangan, Siapkan Tambahan Kapasitas 510 MW

Lapangan tersebut direncanakan memasok gas sebesar 111 MMSCFD selama delapan tahun, sehingga konektivitas WNTS–Pemping berpotensi menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gas domestik.

Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, mengatakan penguatan infrastruktur dan diversifikasi sumber pasokan energi primer menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

“Ketahanan energi dan keandalan listrik merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, PLN terus memperkuat ekosistem energi dari hulu hingga hilir,” kata Suroso dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10).

Pelaksana Harian Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, mengatakan pengoperasian jalur pipa tersebut merupakan tindak lanjut penugasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membangun dan mengoperasikan infrastruktur WNTS–Pemping guna memperluas akses pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan dalam negeri.

Read also:  Panas Bumi Sumatera Bisa Pasok Kebutuhan Listrik Jawa, Supergrid Jadi Kunci

Menurut dia, keberadaan jalur tersebut memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan pasokan energi primer sekaligus menjaga kontinuitas operasional pembangkit listrik di Batam.

“Kehadiran jalur pasokan alternatif ini memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan pasokan energi primer sekaligus mendukung kontinuitas operasional pembangkit listrik di Batam,” ujarnya.

Pipa WNTS–Pemping menghubungkan jaringan pipa WNTS dengan fasilitas penerima gas (Onshore Receiving Facility/ORF) di Pulau Pemping, Kepulauan Riau. Infrastruktur sepanjang sekitar 4,5 kilometer dengan diameter 16 inci tersebut memiliki kapasitas desain hingga 300 MMSCFD.

Dengan kapasitas tersebut, jalur pipa ini berpotensi mengakomodasi peningkatan penyaluran gas dari Natuna seiring pengembangan sumber-sumber gas baru di wilayah tersebut.

Read also:  Agrinas Palma, Fauji Foundation Jajaki Investasi Sawit Terintegrasi 200.000 Hektare

Untuk mendukung operasionalnya, PLN EPI telah memperoleh Hak Khusus Pengangkutan Gas Bumi melalui Pipa dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang berlaku hingga 17 Oktober 2046. Perusahaan juga memperoleh Izin Usaha Sementara Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa dari Kementerian ESDM pada 26 Oktober 2026.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati, mengatakan operasional infrastruktur tersebut didukung kolaborasi antara PLN Group, pemerintah, dan mitra kerja.

Menurut dia, perusahaan akan menjaga keandalan infrastruktur agar penyaluran gas dapat berlangsung secara aman dan optimal untuk mendukung kebutuhan energi primer serta kelistrikan di Batam.***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Teken Tujuh Kesepakatan Pasokan Gas, Bidik LNG Masela untuk 15 Tahun

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menandatangani tujuh kesepakatan komersial untuk memperkuat pasokan gas bumi melalui jaringan pipa dan gas alam...

PDC Dukung Pengembangan Talenta Muda Melalui Program Pemagangan Pemprov DKI Jakarta

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) turut berkontribusi dalam pengembangan kompetensi dan kesiapan kerja generasi muda melalui Program Pemagangan APBD Provinsi DKI Jakarta. Bekerja...

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

TOP STORIES

Ada Coaching Clinic, Ditjen Minerba Dampingi Perusahaan Tambang Susun RKAB di Minerba Convex 2026

Ecobiz.asia – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan penyusunan Rencana Kerja...

Gakkum Karhutla, Kemenhut Terapkan Multidoor dan Telusuri Beneficial Owner Perusahaan

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di areal konsesi hingga penerima manfaat (beneficial owner)....

Kemenhut Dorong BLUD Penanganan Iklim untuk Buka Akses Pemanfaatan Ekonomi Karbon Daerah

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan mendorong pengembangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Penanganan Iklim untuk memperluas akses pembiayaan aksi iklim dan mengoptimalkan potensi ekonomi karbon...

Minerba Convex 2026 Bahas Tambang Berkelanjutan, Soroti Tata Kelola hingga Dampak Bagi Masyarakat

Ecobiz.asia – Praktik pertambangan yang bertanggung jawab menjadi salah satu isu yang akan dibahas dalam Minerba Convention and Expo (Convex) 2026 di Jakarta pada...

PGN Teken Tujuh Kesepakatan Pasokan Gas, Bidik LNG Masela untuk 15 Tahun

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menandatangani tujuh kesepakatan komersial untuk memperkuat pasokan gas bumi melalui jaringan pipa dan gas alam...