Medco Foundation Gencarkan Program Eliminasi TB hingga Daerah Terpencil

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Penyakit tuberkulosis (TB) masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Data dari Badan Kesehatan PBB (WHO) menyebutkan, Indonesia menempati posisi kedua dunia dengan kasus TB terbanyak setelah India, dengan angka mencapai satu juta kasus pada 2023. 

Menyikapi hal ini, berbagai organisasi bersama mitra strategis, termasuk Medco Foundation, terus berupaya menjalankan program eliminasi TB secara masif. Program ini bertujuan menurunkan angka penderita dan kematian akibat TB di Indonesia.

Dokter Ika Herniyanti, salah satu pegiat eliminasi TB, aktif membantu pasien TB melalui Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI). 

Baca juga: SKK Migas-Medco E&P Terus Berinovasi untuk Pemenuhan Energi Terjangkau, Andal dan Berkelanjutan

Selama lebih dari 10 tahun, dia terlibat dalam berbagai kegiatan penemuan kasus, perawatan pasien, dan edukasi masyarakat tentang pencegahan TB. Bagi dia, keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam menghadapi penyakit mematikan ini. “Pasien harus kita bantu dan kita rawat supaya bisa sembuh,” ujarnya, Kamis (9/1/2025).

Read also:  PDC Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 lewat Website Karir dan Buletin Binar

PPTI, dengan dukungan Medco Foundation dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi), telah bergerak di 12 provinsi dan 62 kabupaten/kota di Indonesia. Fokus utama mereka adalah menjangkau pasien TB melalui ratusan kader yang terlatih. 

Hingga September 2024, program ini berhasil menjangkau sekitar 4.400 penerima manfaat dari berbagai lapisan masyarakat.

Yani Panigoro, Ketua Umum PPTI, menegaskan pentingnya kerja sama antara organisasi dan mitra dalam upaya eliminasi TB. Ia menekankan bahwa dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk mempercepat penanganan TB di Indonesia. 

“Kerja sama erat antara organisasi dan mitra pendukung akan sangat membantu pengendalian TB,” kata Yani.

Medco Foundation juga bekerja sama dengan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) dalam melaksanakan kegiatan advokasi kebijakan. 

Kegiatan ini dilakukan di tingkat pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat komitmen dalam mengurangi angka TB. STPI, bersama konsorsium mitra lainnya, berhasil menemukan lebih dari 84.000 kasus TB sepanjang 2023.

Read also:  PDC Bersama Pertamina dan PHE Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami, Seperti Apa?

Roni Pramaditia, Head of Medco Foundation, menyatakan bahwa dukungan terhadap program eliminasi TB adalah bagian dari komitmen jangka panjang lembaga tersebut. 

Sejak pencanangan Gerakan Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis 2030, Medco Foundation konsisten mendukung program pemerintah. “Kami terus berupaya mendukung cita-cita eliminasi TB pada 2030,” ujarnya.

Baca juga: Medco LLC Oman Catat Lima Tahun Keselamatan Kerja

Salah satu tantangan besar dalam eliminasi TB adalah menjangkau pasien di daerah terpencil dengan akses yang sulit. 

Medco Foundation bersama mitranya memberikan perhatian lebih kepada kader di wilayah-wilayah ini agar mampu melakukan deteksi dini. Diharapkan, penemuan kasus yang lebih cepat akan mempercepat proses penyembuhan pasien.

Di Kepulauan Seribu, Jakarta program ini juga dijalankan dengan melibatkan kader yang dilatih secara khusus. 

Read also:  Cair! Minat Pendanaan PSEL Melonjak, Danantara Himpun 34 Lembaga Keuangan Calon Pemberi Pinjaman

Dokter Murniasi Hutapea, Kepala Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu, mengapresiasi program Medco Foundation yang dinilai efektif membantu wilayahnya. “Pelatihan bagi kader sangat penting mengingat kondisi geografis Kepulauan Seribu yang sulit dijangkau,” katanya. 

Baca juga: MedcoEnergi Tegaskan Komitmen Transisi Energi, Eksplorasi Teknologi CCS

Selain di Kepulauan Seribu, program ini juga menjangkau berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah-wilayah terpencil yang minim fasilitas kesehatan. 

Medco Foundation terus berkomitmen menjangkau daerah-daerah ini melalui kerja sama lintas sektor. Dengan demikian, diharapkan angka penularan TB bisa ditekan secara signifikan.

Roni menegaskan bahwa program ini merupakan langkah penting untuk menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat. “Generasi yang maju dimulai dari kesehatan yang baik,” katanya. Medco Foundation optimistis program eliminasi TB ini akan memberi dampak besar bagi masyarakat hingga tingkat akar rumput. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

AIIB dan KfW Kolaborasi Dukung Ketahanan Iklim Indonesia, Siapkan Pembiayaan Hingga Total US$850 Juta

Ecobiz.asia – Bank Pembangunan Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank/AIIB) dan bank pembangunan Jerman, KfW, menjalin kerja sama untuk mendukung program adaptasi perubahan iklim...

PLTS Terapung Karangkates Capai 70% Konstruksi, Bidik Produksi Listrik Perdana Desember

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat progres konstruksi infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

PDC Bersama Pertamina dan PHE Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami, Seperti Apa?

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC), PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengembangkan teknologi geokimia untuk mendukung eksplorasi hidrogen alami...

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...

TOP STORIES

AIIB, KfW Coordinate $850 Million in Climate Resilience Financing for Indonesia

Ecobiz.asia – The Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) and Germany’s KfW Development Bank are coordinating up to US$850 million in financing to support Indonesia’s...

Riau Seeks Faster ART-TREES Registration as International Carbon Buyers Await

Ecobiz.asia – Indonesia’s Riau provincial government is urging the central government to accelerate registration of its GREEN for Riau forest carbon program under the...

Potensi Dana Karbon Riau Besar, Konservasi Gambut dan Satwa Jadi Kunci

Ecobiz.asia – Potensi pendanaan dari pasar karbon berbasis hutan dan gambut di Riau perlu diiringi perlindungan ekosistem, termasuk pemulihan gambut dan konservasi satwa liar....

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

AIIB dan KfW Kolaborasi Dukung Ketahanan Iklim Indonesia, Siapkan Pembiayaan Hingga Total US$850 Juta

Ecobiz.asia – Bank Pembangunan Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank/AIIB) dan bank pembangunan Jerman, KfW, menjalin kerja sama untuk mendukung program adaptasi perubahan iklim...