Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) resmi meluncurkan Kartu Stop Work Authority (SWA) sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor hulu migas.
Kartu SWA memberikan kewenangan kepada seluruh pekerja untuk menghentikan pekerjaan apabila menemukan kondisi atau perilaku tidak aman, tanpa khawatir berdampak pada penilaian kinerja. Kebijakan ini menegaskan komitmen PHI dalam menempatkan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama operasional.
Direktur Utama PHI Sunaryanto mengatakan, peluncuran Kartu SWA merupakan intervensi nyata perusahaan untuk memastikan seluruh insan kerja berani bertindak demi keselamatan bersama. Manajemen, kata dia, menjamin tidak ada konsekuensi negatif bagi pekerja yang menjalankan kewenangan tersebut secara bertanggung jawab.
“Tidak ada yang lebih berharga dibandingkan keselamatan jiwa manusia. Setiap pekerja memiliki hak dan kewajiban untuk menghentikan pekerjaan jika kondisi tidak aman,” ujar Sunaryanto, dalam keterangannya Rabu (18/2/2026).
Ia menambahkan, PHI mendorong implementasi lima langkah praktis SWA serta penguatan budaya “Saling Peduli, Berani STOP Demi Selamat” dan TEMAN KARIB (Tegur jika Saya tidak Aman, Kajian Risiko Pribadi) sebagai identitas kerja bersama di seluruh wilayah operasi.
Peluncuran Kartu SWA dilakukan bersamaan dengan puncak peringatan Bulan K3 Nasional 2026 di Jakarta, 13 Februari lalu.
Sepanjang Bulan K3 Nasional 2026 yang berlangsung pada 15 Januari–13 Februari, PHI menggelar berbagai kegiatan di wilayah operasi Kalimantan dan kantor pusat Jakarta.
Kegiatan tersebut mengusung tema nasional “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, sejalan dengan arahan Kementerian Ketenagakerjaan.
Berbagai aktivitas digelar untuk memperkuat ekosistem K3, mulai dari forum HSSE mitra kerja, webinar risiko iklim dan bencana hidrometeorologi, health talk, donor darah, hingga kompetisi keselamatan seperti hazard hunt, basic life support, APAR challenge, dan simulasi tanggap darurat.
Pada kesempatan yang sama, PHI juga memberikan apresiasi kepada pekerja dan tim yang berkontribusi aktif dalam penguatan budaya K3, termasuk Tim Tanggap Darurat, Incident Investigation Team, serta pekerja yang berkomitmen berhenti merokok. ***




