Dukung Ketahanan Energi Nasional, Elnusa Rampungkan Survei Seismik 3D Lisaman

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Elnusa Tbk (Elnusa, IDX: ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, telah berhasil menyelesaikan Proyek Survei Seismik 3D Lisaman di Provinsi Riau.

Proyek yang berlangsung selama enam bulan ini mencakup tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Bengkalis. 

Survei Seismik 3D Lisaman dilakukan untuk memperoleh data geologi yang lebih akurat guna mengidentifikasi potensi cadangan minyak dan gas bumi di wilayah tersebut.

Dengan luas area survei mencapai 358 km² dan jumlah shot point sebanyak 20.332 titik tembak, proyek ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung eksplorasi serta pengembangan energi nasional.

Read also:  Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Baca juga: Implementasi ISO 55001, Elnusa Perkuat Keandalan dan Ketahanan Peralatan Operasional

Vice President Exploration Technical Excellence & Coordination PT Pertamina Hulu Energi, Ahmad Najihal Amal, menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan proyek ini, “Keberhasilan survei seismik 3D Lisaman merupakan pencapaian penting dalam upaya eksplorasi. Data yang diperoleh akan menjadi landasan bagi langkah eksplorasi lebih lanjut guna mendukung ketahanan energi nasional,” kata Ahmad.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Endro Hartanto, menekankan bahwa keberhasilan proyek ini tidak terlepas dari penggunaan teknologi seismik 3D terkini.

Read also:  Ascenso Bidik Industri Tambang Indonesia dengan Ban Radial OTR hingga 49 Inci

“Dengan teknologi seismik 3D, mempunyai kemampuan melakukan identifikasi struktur geologi bawah permukaan dengan tingkat akurasi yang baik. Data yang diperoleh dari survei ini akan membantu dalam merencanakan eksplorasi yang lebih tepat guna dan efisien,” kata Endro.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik industri yang berkelanjutan, Elnusa memastikan bahwa seluruh proses survei seismik dilakukan dengan mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku.

Langkah ini diambil untuk meminimalkan dampak terhadap ekosistem sekitar serta memastikan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab.

Read also:  WKS Jadi Contoh Penanganan Karhutla Gambut, Wamen LH Minta Perusahaan di Jambi Ikut Bangun Sekat Kanal

Baca juga: Elnusa-Pertamina Kembangkan Riset dan Teknologi Software Pengolahan Data Seismik

Keberhasilan proyek ini juga mencatat sejumlah pencapaian positif, antara lain keselamatan kerja dengan total safety manhours 839.472 jam, serta percepatan kegiatan operasi yang berhasil diselesaikan 30 hari lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Langkah strategis Elnusa ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam bidang energi, yang menekankan pentingnya ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi mutakhir. Elnusa terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi jasa energi terbaik yang mendukung pertumbuhan sektor hulu migas nasional.***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Jababeka-Pertamina Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau, Siapkan Biometana hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Jababeka Tbk (KIJA) dan PT Pertamina (Persero) memperluas kerja sama transisi energi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, dengan menyiapkan pasokan dan...

Pakai Gas Bumi, RSUP Sardjito Pangkas Biaya Energi hingga 75%

Ecobiz.asia — RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menghemat biaya energi hingga 75% setelah beralih menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk sejumlah...

Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengelola armada pengeboran besar. Dengan 58 rig yang...

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (”MedcoEnergi” atau ”Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan untuk semester pertama tahun 2026 yang telah diaudit pada hari ini....

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

TOP STORIES

Isometric Enters Avoided Deforestation. A New Protocol Takes Aim at Carbon Credit Integrity

Ecobiz.asia – Carbon credit certifier Isometric has expanded into avoided deforestation, introducing a new protocol designed to address concerns over the credibility of avoided...

Pemerintah Kebut PLTS 100 GW, Investasi Dibutuhkan Capai US$73 Miliar

Ecobiz.asia — Pemerintah mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun. Program tersebut diperkirakan membutuhkan...

Jababeka-Pertamina Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau, Siapkan Biometana hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Jababeka Tbk (KIJA) dan PT Pertamina (Persero) memperluas kerja sama transisi energi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, dengan menyiapkan pasokan dan...

Industri Tambang Kejar Ekspansi dan Hilirisasi, Kebutuhan Listrik Andal Ikut Melonjak

Ecobiz.asia — Kebutuhan energi industri pertambangan meningkat seiring ekspansi produksi dan hilirisasi, tetapi pelaku usaha menghadapi tantangan menjaga keandalan listrik sekaligus menekan emisi dari...

Elektrifikasi Industri Didorong untuk Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Ecobiz.asia — Elektrifikasi mulai didorong sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi industri berat yang masih banyak menggunakan bahan bakar...