Ecobiz.asia – PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Corp) mengalirkan air ke sekitar 55 hektare persawahan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk membantu petani menghadapi kekeringan akibat musim kemarau.
Pengairan menyasar lahan pertanian di Desa Langgomali, Desa Tolowe Ponre Waru, dan Kelurahan Ulu Wolo yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat penurunan debit sumber air. Penyaluran air dimulai pada 25 September 2026 di Desa Langgomali, kemudian dilanjutkan ke wilayah lain yang membutuhkan.
Ceria mengerahkan pompa dan sarana pendukung untuk mengalirkan air ke persawahan bersama pemerintah setempat, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Upaya tersebut ditujukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman padi dan mengurangi risiko penurunan hasil panen.
Kepala Teknik Tambang Ceria Corp Wahyu Maradona mengatakan perusahaan berupaya membantu petani menghadapi keterbatasan air melalui pemanfaatan sarana yang tersedia.
“Kita semua harus hadir dan bergerak bersama untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi para petani. Ketika ada kebutuhan yang mendesak, kita perlu melihat apa yang dapat dilakukan dan bagaimana kehadiran Ceria dapat memberikan manfaat secara langsung,” ujar Wahyu dalam keterangan resmi, Selasa (6/10/2026).
Superintendent Mine Improvement Ceria Corp Mikael Sapan Mangende mengatakan pengaliran air dilakukan setelah tim perusahaan memantau kondisi persawahan dan kebutuhan petani di lapangan.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan dan mencari cara agar air dapat segera dialirkan ke persawahan. Hasil awalnya cukup baik, dan kami berharap pengairan ini dapat membantu menjaga tanaman padi hingga masa panen,” kata Mikael.
Selain penanganan jangka pendek, Ceria menyiapkan penguatan sarana pengairan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya Pilar Pendapatan Riil. Salah satu rencananya adalah menyediakan pompa air atau Alkon yang dapat dimanfaatkan kelompok tani saat debit sumber air alami menurun.
Superintendent Departemen PPM Ceria Corp Haeruddin mengatakan penyediaan fasilitas tersebut diarahkan untuk membantu petani mempertahankan produktivitas lahan dan menghadapi kemarau pada masa mendatang.
Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Wolo Hartati mengapresiasi dukungan perusahaan dalam membantu petani menghadapi keterbatasan air. Menurut dia, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani diperlukan agar penanganan kekeringan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Awaluddin Paseng. Ia menilai pengaliran air tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang terdampak kemarau.
“Kegiatan ini nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih kepada tim Ceria Corp yang mau terus hadir langsung di tengah-tengah masyarakat,” ujar Awaluddin. ***




